Lintas Opini – Berita Terkini, Akurat, Terpercaya – 25 April 2026 | Pembalap muda asal Gunungkidul, Veda Ega Moto3, kembali menorehkan jejaknya di sirkuit legendaris Jerez, Spanyol, dalam rangkaian Moto3 2026. Meski sesi latihan bebas pertama (FP1) dan kedua (FP2) menunjukkan hasil yang beragam, sang rider tetap menegaskan keyakinannya untuk bersaing di balapan utama.
Pada FP1 yang dilaksanakan Jumat, 24 April 2026, Veda Ega Moto3 mencatatkan waktu terbaik 1 menit 46,808 detik, menempatkan dirinya di urutan ke-23 dari 30 pembalap. Kecepatan ini berada di zona menengah lap, menandakan ia masih dalam proses adaptasi karakteristik lintasan sepanjang 4,42 km. Maximo Quiles menjadi pembalap terdepan dengan catatan 1 menit 44,833 detik, sementara Veda berjuang untuk menemukan ritme optimal di tengah kerumunan.
Berbeda dengan FP1, sesi latihan bebas kedua (FP2) memberikan peluang lebih baik bagi Veda Ega Moto3. Pada awal FP2, ia berhasil menembus lima teratas ketika sisa waktu masih 28 menit, mencatat waktu 1 menit 45,315 detik dan berada di posisi ke-5. Namun, seiring berjalannya sesi, Veda terlempar ke urutan ke-12 dan akhirnya harus puas di posisi ke-16 dengan waktu 1 menit 44,860 detik, tertinggal 0,782 detik dari pemenang Maximo Quiles. Meskipun tidak mampu mempertahankan posisi terdepan, catatan ini memperlihatkan peningkatan signifikan dibandingkan FP1.
Berikut adalah rangkuman hasil FP2 yang menyoroti performa Veda Ega Moto3:
| Pos | Pembalap | Tim | Waktu |
|---|---|---|---|
| 1 | M. Quiles | CFMOTO Gaviota Aspar Team | 1:44.078 |
| 2 | D. Muñoz | Liqui Moly Dynavolt Intact GP | 1:44.119 |
| 5 | V. Pratama | Honda Team Asia | 1:44.860 |
Pengalaman Veda Ega Moto3 di sirkuit Jerez bukan hal baru. Ia pernah berkompetisi di Red Bull Rookies Cup 2024 dan JuniorGP pada dua musim terakhir, bahkan berhasil naik podium ketiga pada Red Bull Rookies Cup 2025. “Jerez adalah trek yang sudah saya kenal, dan saya menyukai tata letaknya. Trek ini cukup teknis dan Anda perlu presisi di setiap sektor,” ujar Veda dalam keterangan resmi tim Honda Team Asia. Kenangan tersebut memberinya kepercayaan diri untuk memulai sesi pertama dengan kuat dan membangun momentum secara bertahap.
Dari sisi teknik, Veda Ega Moto3 menunjukkan kemampuan pengereman yang baik di zona 100 meter pertama sebelum tikungan 1, serta akselerasi yang stabil di lintasan lurus utama. Namun, ia masih perlu meningkatkan konsistensi di sektor tengah, khususnya pada bagian berkelok tajam yang menuntut kontrol throttle yang halus. Tim teknis Honda Team Asia telah mencatat perbedaan tekanan ban antara lap awal dan akhir, serta menyesuaikan setelan suspensi untuk mengoptimalkan traksi.
Melihat performa di FP1 dan FP2, harapan tim tetap realistis: menargetkan posisi di zona tengah grid start, dengan potensi melaju ke atas bila kondisi cuaca dan strategi pit stop mendukung. Veda Ega Moto3 berencana memanfaatkan pengalaman di Jerez untuk menekan pembalap-pembalap papan atas seperti Maximo Quiles dan Brian Uriarte, sekaligus menjaga jarak aman dari serangan di barisan belakang.
Kesimpulannya, meski Veda Ega Moto3 belum mampu menembus zona terdepan pada sesi latihan, peningkatan waktu dan pengetahuan mendalam tentang trek Jerez memberikan landasan kuat untuk balapan utama. Optimisme yang ditunjukkan rider muda ini, dipadu dengan dukungan teknis Honda Team Asia, menjadi faktor penting dalam upaya meraih poin berharga di kejuaraan Moto3 2026.











