OLAHRAGA

Terkejut! Herry IP Tinggalkan Thomas Cup 2026, Ganda Putra Malaysia Siapkan Partner Baru untuk Tantangan Besar

×

Terkejut! Herry IP Tinggalkan Thomas Cup 2026, Ganda Putra Malaysia Siapkan Partner Baru untuk Tantangan Besar

Share this article
Terkejut! Herry IP Tinggalkan Thomas Cup 2026, Ganda Putra Malaysia Siapkan Partner Baru untuk Tantangan Besar
Terkejut! Herry IP Tinggalkan Thomas Cup 2026, Ganda Putra Malaysia Siapkan Partner Baru untuk Tantangan Besar

Lintas Opini – Berita Terkini, Akurat, Terpercaya – 24 April 2026 | Thomas Cup 2026 akan digelar di Horsens, Denmark mulai 24 April hingga 3 Mei, menampilkan 16 tim terbaik dunia. Indonesia kembali menyiapkan skuad kuat, dengan nama-nama papan atas seperti Jonatan Christie, Alwi Farhan, Zaki Ubaidillah, serta ganda putra Fajar Alfian dan Muhammad Shohibul Fikri. Namun, kabar mengejutkan datang ketika Herry IP, salah satu andalan ganda putra Indonesia, diputuskan tidak masuk dalam daftar pemain yang akan berangkat.

Kebijakan ini diumumkan menjelang fase grup, di mana Indonesia dijadwalkan menghadapi Aljazair pada 24 April pukul 23.30 WIB di Forum Horsens. Susunan pemain biasanya dirilis beberapa jam sebelum pertandingan, namun konfirmasi bahwa Herry IP tidak masuk ke dalam formasi menimbulkan pertanyaan mengenai strategi pelatih Timnas. Keputusan ini memberi peluang bagi pasangan ganda lain untuk mengisi kekosongan, seperti Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri yang diprediksi akan menjadi ujung tombak di sektor ganda putra.

Sementara itu, di sisi lawan, tim Malaysia menaruh harapan besar pada ganda putra mereka. Dengan Herry IP tidak hadir, Malaysia bertekad mengoptimalkan persiapan lewat formasi baru. Pasangan yang dipilih adalah Tan Wee Gieen bersama Low Hang Yu, duo yang baru saja dibentuk menjelang turnamen. Kedua pemain ini telah menjalani rangkaian latihan intensif di pusat pelatihan Badminton Malaysia, fokus pada kecepatan servis, koordinasi posisi, serta taktik pertahanan‑serangan yang adaptif.

Latihan intensif Malaysia mencakup sesi taktik khusus melawan gaya permainan Indonesia, yang dikenal mengandalkan serangan cepat di net dan kombinasi serangan balik. Pelatih ganda Malaysia menekankan pentingnya memanfaatkan kekuatan smash kuat Tan Wee Gieen serta kelincahan Low Hang Yu di area belakang. Selain itu, mereka juga melakukan simulasi pertandingan melawan pasangan ganda putra Indonesia yang akan berpartisipasi, termasuk Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri serta Sabar Karyaman Gutama/Moh Reza Pahlevi Isfahani.

Jadwal lengkap Thomas Cup 2026 menampilkan tiga sesi pertandingan setiap harinya di tiga lapangan berbeda. Indonesia akan membuka fase grup melawan Aljazair, diikuti oleh pertandingan melawan tim kuat seperti Cina dan Jepang. Sementara Malaysia, yang tergabung dalam grup yang sama, akan menghadapi lawan-lawan tradisional seperti India dan Kanada sebelum melaju ke fase knockout.

  • Indonesia: Jonatan Christie (MS), Alwi Farhan (MS), Zaki Ubaidillah (MS), Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri (MD), Sabar Karyaman Gutama/Moh Reza Pahlevi Isfahani (MD), Raymond Indra/Nikolaus Joaquin (MD).
  • Malaysia: Tan Wee Gieen/Low Hang Yu (MD baru), Aaron Chia/Soh Wooi Yik (MD veteran), Ganda lain dalam cadangan.

Keputusan meniadak Herry IP juga membuka peluang bagi pemain muda Indonesia untuk menunjukkan kemampuan di panggung internasional. Pelatih menekankan bahwa kedalaman skuad Indonesia tetap kuat, dengan banyak pemain yang siap mengisi peran penting bila diperlukan. Sementara itu, ekspektasi publik Indonesia tetap tinggi, mengingat sejarah gemilang negara ini di Thomas Cup, dengan total 14 gelar yang menempatkannya sebagai tim paling sukses.

Di luar lapangan, sorotan media juga tertuju pada aspek teknis penyiaran turnamen. Live streaming Thomas Cup 2026 dapat disaksikan melalui platform Vidio, dengan jadwal pertandingan yang telah diatur secara ketat. Penonton di Indonesia dapat menonton laga Indonesia vs Aljazair pada pukul 23.30 WIB, serta pertandingan-pertandingan penting lainnya di sesi siang dan sore.

Dengan Herry IP absen, Indonesia harus mengandalkan sinergi tim yang ada, sementara Malaysia menaruh harapan besar pada formasi ganda baru mereka. Kedua tim diprediksi akan memberikan pertarungan sengit di grup, dan hasilnya akan menjadi indikator kuat bagi peluang mereka melaju ke fase knockout. Bagi para penggemar bulu tangkis, Thomas Cup 2026 menjanjikan drama, taktik, dan aksi memukau yang tak boleh dilewatkan.

Secara keseluruhan, dinamika tim Indonesia dan Malaysia menambah warna kompetisi yang sudah sangat kompetitif. Kesiapan mental, taktik baru, serta adaptasi cepat terhadap perubahan formasi pemain menjadi kunci utama meraih gelar juara di ajang bergengsi ini.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *