Lintas Opini – Berita Terkini, Akurat, Terpercaya – 11 Juli 2026 | Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) meluncurkan gerakan tanam sejuta pohon nasional dalam rangka memperingati Hari Lahir (Harlah) ke-28. Kegiatan ini diawali dengan penanaman 2.000 bibit pohon di Taman Cempaka, Jakarta Timur.
Sekretaris Jenderal PKB, Hasanuddin Wahid, mengatakan bahwa gerakan tanam pohon ini merupakan wujud refleksi PKB atas pentingnya menjaga kelestarian alam. Ia berharap gerakan ini dapat menginspirasi masyarakat untuk ikut berpartisipasi menjaga lingkungan, terutama di kawasan yang membutuhkan rehabilitasi seperti daerah aliran sungai, kawasan kritis, hingga hutan.
PKB menargetkan menanam 1 juta pohon di seluruh Indonesia. Gerakan ini merupakan bagian dari komitmen PKB untuk melestarikan lingkungan hidup dan menjaga kelestarian alam. Dalam kesempatan ini, Cak Udin juga menegaskan bahwa PKB sejak awal didirikan menaruh kepedulian dalam melestarikan kehidupan.
Angka 28 yang menjadi usia PKB tahun ini memiliki makna filosofis dalam tradisi Islam. Jumlah huruf hijaiyah sebanyak 28 melambangkan kesempurnaan. Oleh karena itu, PKB diharapkan semakin matang, semakin sempurna dalam memberikan manfaat bagi masyarakat, bangsa, dan lingkungan.
Sementara itu, Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri, menegaskan posisi PDIP sebagai partai penyeimbang. Ia mengatakan bahwa demokrasi Indonesia memerlukan keseimbangan kekuasaan, penghormatan terhadap supremasi konstitusi, serta keberanian moral untuk menyampaikan kritik dan koreksi terhadap pemerintah.
Megawati juga menginstruksikan kader PDIP untuk memiliki keberanian moral mengkritik dan menyampaikan pendapat. Ia menekankan bahwa demokrasi yang sehat memerlukan keseimbangan kekuasaan dan keberanian moral menyampaikan kritik dan koreksi demi keselamatan bangsa.
Dalam konteks ini, PKB dan PDIP menunjukkan komitmen untuk menjaga kelestarian alam dan mempromosikan demokrasi yang sehat. Keduanya berharap dapat mempengaruhi masyarakat untuk ikut berpartisipasi menjaga lingkungan dan mempromosikan keseimbangan kekuasaan.
Kesimpulan dari kegiatan ini adalah PKB dan PDIP menunjukkan komitmen untuk menjaga kelestarian alam dan mempromosikan demokrasi yang sehat. Keduanya berharap dapat mempengaruhi masyarakat untuk ikut berpartisipasi menjaga lingkungan dan mempromosikan keseimbangan kekuasaan.









