Ekonomi

Suku Bunga Tinggi, Pemerintah Tawarkan Kupon 7% Melalui ORI030

×

Suku Bunga Tinggi, Pemerintah Tawarkan Kupon 7% Melalui ORI030

Share this article
Suku Bunga Tinggi, Pemerintah Tawarkan Kupon 7% Melalui ORI030
Suku Bunga Tinggi, Pemerintah Tawarkan Kupon 7% Melalui ORI030

Lintas Opini – Berita Terkini, Akurat, Terpercaya – 06 Juli 2026 | Pemerintah resmi membuka masa penawaran Surat Berharga Negara (SBN) ritel seri ORI030 mulai hari ini, Senin (6/7/2026). Instrumen ini menawarkan kupon tetap hingga 7% per tahun, lebih tinggi dibandingkan suku bunga deposito berjangka bank umum yang berada di kisaran 4,5%–4,7%.

Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko (DJPPR) Kementerian Keuangan menawarkan ORI030 dalam dua pilihan tenor, yakni 3 tahun dan 6 tahun. Masing-masing memberikan imbal hasil tetap sebesar 6,9% dan 7% per tahun.

Menengok data historis, besaran kupon yang ditawarkan pemerintah dalam penerbitan ini merupakan yang terbesar sejak 2018. ORI015 saat itu menawarkan imbal hasil sebesar 8,25% per tahun. Setelahnya, besaran kupon berkisar pada 4,9%–6,75% per tahun seiring rendahnya suku bunga.

Selain itu, ORI030 juga menawarkan tingkat imbal hasil tertinggi dalam setahun terakhir dibandingkan seluruh penerbitan awal SBN ritel sejak 2025. Kupon tertinggi sejak 2025 sebelumnya dicatat ORI027, yakni sebesar 6,65% untuk tenor 3 tahun dan 6,75% untuk tenor 6 tahun.

Tingginya kupon ORI030 membuat premi terhadap BI Rate yang saat ini berada di level 5,75% semakin menarik. ORI030-T3 kini menawarkan spread sekitar 115 basis poin, sedangkan ORI030-T6 mencapai 125 basis poin di atas suku bunga acuan Bank Indonesia.

ORI merupakan salah satu instrumen Surat Berharga Negara (SBN) ritel yang ditawarkan kepada investor individu Warga Negara Indonesia. Instrumen ini memberikan kupon tetap (fixed rate) yang dibayarkan setiap bulan hingga jatuh tempo.

Kupon pertama ORI030 akan dibayarkan pada 15 September 2026, kemudian setiap tanggal 15 setiap bulan. Adapun ORI030-T3 akan jatuh tempo pada 15 Juli 2029, sedangkan ORI030-T6 jatuh tempo pada 15 Juli 2032.

Sementara itu, harga perak PT Aneka Tambang Tbk (Antam) menguat pada Senin, (6/7/2026). Pergerakan harga perak Antam hari ini berlawanan dengan harga perak dunia. Mengutip laman logammulia.com, harga perak Antam naik Rp 200 menjadi Rp 42.150.

Di sisi lain, pengamat mata uang dan komoditas, Ibrahim Assuaibi menilai, arah kebijakan moneter Bank Sentral Amerika Serikat (The Federal Reserve/the Fed) berpotensi menjadi sentimen positif bagi harga emas dunia. Dia menuturkan, sejumlah indikator ekonomi terbaru menunjukkan tekanan inflasi mulai mereda sehingga peluang kenaikan suku bunga semakin kecil.

Menurut Ibrahim, ekspektasi penurunan suku bunga menjadi salah satu faktor yang mendorong harga emas kembali menguat. Ia memperkirakan tren kenaikan masih akan berlanjut apabila harga minyak tetap melemah dan inflasi Amerika Serikat terus terkendali.

Dalam beberapa pekan terakhir, harga emas dunia bergerak stabil setelah data ketenagakerjaan Amerika Serikat yang lebih lemah dari perkiraan meredakan spekulasi kenaikan suku bunga Federal Reserve (The Fed). Kondisi tersebut mendorong pemulihan harga logam mulia yang sebelumnya sempat tertekan.

Kesimpulan, pemerintah menawarkan kupon 7% melalui ORI030 untuk mengatasi suku bunga tinggi. Sementara itu, harga perak dan emas dunia berfluktuasi akibat kebijakan moneter Bank Sentral Amerika Serikat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *