Lintas Opini – Berita Terkini, Akurat, Terpercaya – 06 Juli 2026 | Pertandingan Piala Dunia 2026 antara Brasil dan Jepang berakhir dengan kekalahan Brasil. Marquinhos, kapten tim nasional Brasil, mengakui bahwa kekalahan tersebut merupakan pelajaran berharga bagi timnya. Sebelumnya, Brasil juga mengalami kekalahan dari Jepang dalam pertandingan persahabatan pada Oktober 2025.
Marquinhos menegaskan bahwa Brasil tidak boleh meremehkan Jepang dalam pertandingan babak 32 besar Piala Dunia 2026. Ia menyatakan bahwa Jepang adalah tim dengan kualitas hebat dan memiliki kemampuan kolektif yang bisa merepotkan lawannya. Marquinhos juga mengingatkan bahwa fase gugur menjadi awal dari kompetisi yang benar-benar berbeda.
Brasil mempunyai dua penyerang cukup produktif, yakni Vinicius Junior dan Matheus Cunha. Vini menjadi pencetak gol terbanyak tim Samba dengan empat gol dari tiga pertandingan fase grup, sementara Cunha sudah tiga kali menjebol gawang lawan dari tiga pertandingan. Duet Vini dan Cunha akan menjadi dua nama yang patut diwaspadai Samurai Biru.
Marquinhos yakin kualitas serangan Brasil akan sulitkan Jepang. Ia menyatakan bahwa dengan kualitas dan kekuatan ofensif yang dimiliki Brasil, jika mereka bisa mencetak gol, maka mereka akan sangat dekat dengan kemenangan. Marquinhos juga menegaskan bahwa timnya telah tumbuh dan berkembang pesat sejak pertandingan persahabatan melawan Jepang beberapa bulan lalu.
Pelatih Jepang, Hajime Moriyasu, menyatakan keyakinannya bahwa timnya siap menciptakan kejutan besar dan memiliki peluang untuk mengalahkan Brasil. Kemenangan 3-2 Jepang atas Brasil di Kirin Cup 2025 menjadi modal utama dan sumber kepercayaan diri bagi Samurai Biru.
Brasil tersingkir dari Piala Dunia 2026 setelah kalah dari Norway dengan skor 2-1. Erling Haaland mencetak dua gol untuk Norway, sementara Brasil hanya bisa mencetak satu gol melalui Neymar. Kekecewaan ini merupakan awal dari refleksi bagi tim nasional Brasil untuk memperbaiki strategi dan taktik mereka di masa depan.
Kekalahan ini juga menandai akhir dari kampanye Piala Dunia 2026 bagi Brasil. Marquinhos dan rekan-rekannya harus menerima kenyataan bahwa mereka tidak bisa melanjutkan perjuangan mereka di turnamen ini. Namun, mereka berharap bisa belajar dari kekecewaan ini dan menjadi lebih kuat di masa depan.











