Bencana Alam

Gempa M5,6 Guncang Pacitan Jawa Timur, Getaran Terasa Hingga Yogyakarta

×

Gempa M5,6 Guncang Pacitan Jawa Timur, Getaran Terasa Hingga Yogyakarta

Share this article
Gempa M5,6 Guncang Pacitan Jawa Timur, Getaran Terasa Hingga Yogyakarta
Gempa M5,6 Guncang Pacitan Jawa Timur, Getaran Terasa Hingga Yogyakarta

Lintas Opini – Berita Terkini, Akurat, Terpercaya – 03 Juli 2026 | Gempa bumi berkekuatan magnitudo 5,6 mengguncang wilayah Tenggara Pacitan, Jawa Timur, pada Sabtu (27/6/2026) pukul 14.47 WIB. Gempa ini tidak berpotensi tsunami, namun getarannya dirasakan hingga wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta.

Menurut Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), gempa ini berpusat di laut 86 km tenggara Pacitan, Jawa Timur, dengan kedalaman 10 km. Getaran akibat gempa tersebut dirasakan juga di Wonogiri, Blitar, Tulungagung, Kulon Progo, Bantul, Sleman, Yogyakarta, Malang, Nganjuk, Magetan, Klaten, Ponorogo, dan Jember.

BMKG juga melaporkan bahwa gempa ini memiliki skala intensitas III MMI di Pacitan, Wonogiri, Blitar, dan Tulungagung, yang berarti getaran dirasakan nyata di dalam rumah dan terasa seakan-akan ada truk berlalu. Sementara itu, getaran juga dirasakan dengan intensitas II MMI di Kulon Progo, Bantul, Sleman, Yogyakarta, Trenggalek, Malang, Nganjuk, Magetan, Klaten, Ponorogo, dan Jember.

Operasional 15 perjalanan kereta api di Daop 6 Yogyakarta sempat dihentikan sementara guna memastikan keselamatan infrastruktur pascagempa. Setelah seluruh lintas dinyatakan aman, perjalanan kereta api kembali dilanjutkan secara bertahap.

BMKG mengimbau seluruh masyarakat untuk tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya. Masyarakat juga diimbau untuk selalu mengikuti informasi resmi yang dikeluarkan oleh BMKG melalui kanal komunikasi terverifikasi.

Kesimpulan, gempa bumi berkekuatan magnitudo 5,6 yang mengguncang Pacitan, Jawa Timur, tidak berpotensi tsunami, namun getarannya dirasakan hingga wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta. Masyarakat diimbau untuk tetap tenang dan mengikuti informasi resmi dari BMKG.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *