Lintas Opini – Berita Terkini, Akurat, Terpercaya – 25 Juni 2026 | Proses Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) 2026 di Jawa Timur (Jatim) kembali memicu kegaduhan di media sosial. Isu hilangnya ribuan kursi SMP negeri di Kabupaten Sidoarjo membuat sejumlah orang tua calon siswa mempertanyakan transparansi pelaksanaan penerimaan peserta didik tahun ini.
Namun, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Sidoarjo membantah keras tudingan adanya kursi yang hilang. Plt Kepala Dikbud Sidoarjo, Netty Lastiningsih, menegaskan bahwa seluruh kuota penerimaan telah dihitung dan dialokasikan secara terbuka sesuai regulasi.
Netty juga menegaskan bahwa sistem SPMB di Kabupaten Sidoarjo dilaksanakan secara daring untuk menjamin akuntabilitas dan keterbukaan informasi kepada masyarakat. Seluruh pergerakan data pada jalur domisili, prestasi, afirmasi, maupun perpindahan tugas orang tua tercatat secara otomatis dalam sistem dan dapat dipantau publik.
Sementara itu, Pemerintah Kota Surabaya juga menargetkan pelaksanaan soft launching revitalisasi eks Hi-Tech Mall pada 5 Juli 2026. Bangunan yang sebelumnya dikenal sebagai pusat perdagangan elektronik tersebut kini tengah bertransformasi menjadi ruang baru yang lebih dinamis untuk mendukung pertumbuhan UMKM, industri kreatif, komunitas, dan generasi muda.
Dengan demikian, masyarakat diharapkan dapat mempercayai informasi yang disampaikan oleh pemerintah dan tidak mudah mempercayai informasi yang belum terverifikasi. Dikbud Sidoarjo juga mengimbau pembuat konten dan tokoh digital agar lebih berhati-hati dalam menyebarluaskan informasi yang berkaitan dengan pelayanan publik, khususnya sektor pendidikan.
Di akhir, Dikbud Sidoarjo meminta agar setiap informasi yang disampaikan ke publik didasarkan pada data yang valid dan melalui proses konfirmasi yang berimbang, agar tidak menciptakan keresahan sosial yang tidak perlu.











