BERITA

Pemadaman Listrik Mengganggu Aktivitas Warga, Apa Penyebabnya?

×

Pemadaman Listrik Mengganggu Aktivitas Warga, Apa Penyebabnya?

Share this article
Pemadaman Listrik Mengganggu Aktivitas Warga, Apa Penyebabnya?
Pemadaman Listrik Mengganggu Aktivitas Warga, Apa Penyebabnya?

Lintas Opini – Berita Terkini, Akurat, Terpercaya – 21 Juni 2026 | Pemadaman listrik telah menjadi fenomena yang sering terjadi di beberapa daerah, terutama di Jawa Timur dan sekitarnya. Banyak warga yang mengeluhkan gangguan listrik ini karena berdampak pada aktivitas sehari-hari mereka. Mulai dari rumah tangga hingga usaha kecil, semua terkena dampaknya.

Salah satu warga, Rahman, mengungkapkan bahwa ia mengalami pemadaman listrik yang cukup lama, yaitu sekitar 6 jam, pada Jumat (19/06/2026) lalu. Ia merasa kesal karena listrik padam saat cuaca sedang panas, dan ia butuh pendingin udara untuk menjaga suhu tubuh anaknya yang masih bayi.

Sementara itu, di Kota Pariaman, rangkaian acara akbar "Pesona Budaya Hoyak Tabuik Piaman 2026" terus bergulir. Memasuki tahapan kedua, masyarakat dan wisatawan menyaksikan prosesi sakral Manabang Batang Pisang (Menebang Batang Pisang) yang dilaksanakan pada Sabtu (20/6/2026). Prosesi ini memiliki makna yang dalam, yaitu simbol dari ketajaman pedang pasukan musuh Allah SWT yang digunakan untuk memenggal kepala cucu Nabi Muhammad SAW, yaitu Husein Bin Ali, saat terjadinya Perang Karbala di masa lampau.

Di Surabaya, Sidoarjo, dan Gresik, pemadaman listrik juga terjadi. PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi Jawa Timur (UID Jatim) mengakui adanya kendala teknis operasional pada pembangkit yang menyebabkan berkurangnya kapasitas suplai listrik. Warga dapat melaporkan gangguan listrik melalui PLN Mobile, Call Center 123, atau fitur Live Chat.

Sebagai anak bungsu perempuan, penulis merasa bahwa dirinya masih dipandang sebagai anak kecil oleh keluarganya. Ia sering merasa sedih ketika melihat teman-teman seusiaku mulai diberi kepercayaan untuk menjelajahi dunia mereka sendiri, sementara ia masih harus meyakinkan keluarganya bahwa ia bisa menjaga diri. Penulis memahami bahwa aturan yang sudah menjadi kebiasaan turun-temurun, yaitu berkumpul bersama keluarga saat waktu Magrib tiba, memiliki makna yang dalam.

Kesimpulan, pemadaman listrik memiliki dampak yang signifikan pada aktivitas warga. Oleh karena itu, perlu dilakukan upaya untuk mengatasi kendala teknis operasional pada pembangkit dan mempercepat proses pemulihan. Selain itu, perlu dilakukan edukasi kepada masyarakat tentang pentingnya menjaga keseimbangan antara kedisiplinan dan kebebasan, terutama bagi anak-anak yang sudah beranjak dewasa.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *