Lintas Opini – Berita Terkini, Akurat, Terpercaya – 19 Juni 2026 | Ustaz Abdul Somad (UAS) hadir sebagai saksi meringankan dalam sidang dugaan korupsi Gubernur Riau nonaktif, Abdul Wahid. Dalam kesaksianannya, UAS mengungkap bahwa Abdul Wahid pernah menerima ancaman dari Wakil Gubernur Riau, SF Hariyanto, terkait rekaman suara yang disebut berasal dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
Menurut UAS, Abdul Wahid merasa diintimidasi dengan isu rekaman tersebut dan mempertanyakan kebenaran informasi yang diterimanya. UAS juga mengaku mengetahui adanya upaya mediasi antara Abdul Wahid dan SF Hariyanto yang melibatkan sejumlah tokoh, termasuk mantan kepala daerah.
UAS juga menyebut bahwa Abdul Wahid pernah mengaku mendapat tekanan dan ancaman yang berkaitan dengan keberadaan rekaman KPK. Ancaman tersebut, menurut pengakuan Abdul Wahid kepada dirinya, diduga berasal dari SF Hariyanto.
UAS juga mengungkap bahwa dirinya pernah mengusulkan tiga nama tokoh pesantren untuk mendampingi Abdul Wahid sebagai calon Wakil Gubernur Riau. Namun, Abdul Wahid tetap memilih SF Hariyanto sebagai wakilnya.
UAS juga mengatakan bahwa Abdul Wahid pernah datang kepadanya dan menyampaikan niat untuk mengundurkan diri dari jabatan gubernur. Namun, UAS meminta Abdul Wahid tetap bertahan dan menjalankan amanah yang telah diberikan masyarakat Riau melalui proses demokrasi.
Kesaksian UAS ini menjadi bagian dari persidangan dugaan korupsi Abdul Wahid yang digelar di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Pekanbaru. Abdul Wahid didakwa memeras pejabat PUPR Riau hingga Rp3,55 miliar sebagai fee proyek.
Dalam persidangan, UAS juga mengungkap bahwa dirinya pernah diminta datang untuk bertemu di sebuah kafe di Jalan Kartini. Dalam pertemuan tersebut, salah satu topik yang dibahas adalah mengenai Dani M. Nursalam yang kini juga berstatus terdakwa dalam perkara yang sama.
UAS juga mengungkap bahwa Abdul Wahid pernah instruksikan untuk mencegah pungli dan korupsi. Namun, pelaku sempat membawa kabur uang tunai senilai Rp76 juta.
Kesimpulan dari kesaksian UAS ini adalah bahwa Abdul Wahid pernah menerima ancaman dari SF Hariyanto dan merasa diintimidasi dengan isu rekaman KPK. UAS juga mengungkap bahwa dirinya pernah mengusulkan tiga nama tokoh pesantren untuk mendampingi Abdul Wahid sebagai calon Wakil Gubernur Riau.











