Lintas Opini – Berita Terkini, Akurat, Terpercaya – 20 April 2026 | Setelah hampir satu dekade menorehkan prestasi bersama The Citizens, gelandang asal Portugal, Bernardo Silva, resmi mengumumkan kepergiannya dari Manchester City pada akhir musim 2025/2026. Keputusan ini menandai tutupnya sebuah era yang ditandai dengan konsistensi, kreativitas, dan kontribusi besar dalam menorehkan koleksi trofi klub.
Silva bergabung dengan Manchester City pada Mei 2017, menandatangani kontrak transfer senilai €50 juta atau sekitar Rp 731 miliar. Sejak saat itu, ia menjadi bagian tak terpisahkan dari sistem permainan yang dibangun oleh pelatih legendaris Pep Guardiola. Kemampuannya bermain di beberapa posisi lini tengah maupun sayap membuatnya menjadi pemain serba bisa yang sering dipilih untuk mengisi berbagai peran taktis dalam setiap pertandingan penting.
Sepanjang 9 tahun berkarier di kota Etihad, Bernardo Silva tampil dalam lebih dari 450 pertandingan di semua kompetisi. Ia mencetak 76 gol dan memberikan puluhan assist, angka yang mencerminkan peran vitalnya dalam serangan City. Prestasinya tidak hanya terlihat pada statistik pribadi, melainkan juga pada deretan trofi yang berhasil diraih bersama tim.
- 6 gelar Premier League (2017/18, 2018/19, 2020/21, 2021/22, 2022/23, 2024/25)
- 2 trofi Liga Champions (2020/21, 2022/23)
- 2 Piala FA (2018/19, 2022/23)
- 4 gelar Piala Liga Inggris
- 3 Community Shield
- 15 trofi mayor secara keseluruhan
Keberhasilan paling bersejarah datang pada musim 2022/23, ketika Manchester City berhasil meraih treble – mengangkat Premier League, Piala FA, dan Liga Champions dalam satu tahun. Bernardo Silva berperan penting dalam final Liga Champions di Atatürk Olympic Stadium, Istanbul, dengan kontribusi kreatif yang membantu tim mengamankan gelar pertama mereka di kompetisi tersebut.
Berita kepergian Silva tidak muncul secara mendadak. Laporan dari The Athletic mengindikasikan bahwa pembicaraan antara pemain dan klub telah berlangsung selama beberapa bulan, dengan kesepakatan bahwa pemain ingin mencari tantangan baru setelah hampir satu dekade di Inggris. Kedua belah pihak menyampaikan keputusan ini secara baik-baik, menegaskan rasa hormat dan apresiasi atas kontribusi yang telah diberikan.
Penghormatan resmi dari Manchester City menyebutkan bahwa Silva akan meninggalkan “jejak tak tergantikan” di Etihad. Klub menyoroti kualitas etos kerja tinggi, kepemimpinan dalam ruang ganti, serta kemampuan taktis yang selalu menjadi andalan Guardiola. Selain kontribusi di atas lapangan, Silva juga dikenal aktif dalam kegiatan sosial dan program komunitas yang dijalankan klub.
Para penggemar pun tak tinggal diam. Di media sosial, ribuan supporter mengirimkan pesan dukungan dan terima kasih, menyoroti momen-momen ikonik seperti gol-gol penting melawan rival tradisional, assist krusial di final FA Cup, serta peranannya dalam menciptakan gaya permainan possession football yang menjadi ciri khas City.
Keputusan Bernardo Silva untuk meninggalkan Manchester City membuka peluang bagi klub untuk melakukan restrukturisasi skuad, terutama dalam menyiapkan pengganti yang mampu mengisi posisi gelandang kreatif. Sementara itu, spekulasi mengenai tujuan selanjutnya pemain berusia 31 tahun mulai beredar, dengan beberapa klub top Eropa yang disebut-sebut tertarik mengamankan jasa pemain berpengalaman ini.
Dalam kesimpulannya, perpisahan Bernardo Silva dengan Manchester City bukan sekadar akhir kontrak, melainkan simbol berakhirnya sebuah era keemasan yang telah mengukir sejarah klub. Dengan 15 trofi, lebih dari 450 penampilan, dan jejak taktik yang mendalam, Silva akan dikenang sebagai salah satu pilar utama kesuksesan City di era Guardiola.











