Lintas Opini – Berita Terkini, Akurat, Terpercaya – 06 Juni 2026 | Hari Tasyrik merupakan hari yang sangat penting dalam kalender Islam, terutama di bulan Dzulhijjah. Bulan Dzulhijjah sendiri adalah bulan ke-12 dalam kalender Hijriah dan dikenal sebagai bulan haji dan kurban. Pada bulan ini, umat Islam dari seluruh dunia berkumpul di Mekkah untuk melakukan ibadah haji, salah satu rukun Islam.
Hari Tasyrik berlangsung selama tiga hari, yaitu tanggal 11, 12, dan 13 Dzulhijjah. Pada hari-hari ini, umat Islam dilarang untuk berpuasa, karena hari-hari tersebut adalah hari untuk makan, minum, dan berzikir kepada Allah SWT. Selain itu, pada hari-hari Tasyrik, umat Islam juga dianjurkan untuk bertakbir, yaitu mengucapkan kalimat tauhid dan takbir, sebagai bentuk syukur kepada Allah SWT.
Di samping itu, bulan Dzulhijjah juga merupakan bulan yang penuh dengan amalan sunnah. Beberapa amalan sunnah yang dianjurkan di bulan Dzulhijjah adalah puasa Dzulhijjah, puasa Arafah, bertakbir, sholat Id, dan berkurban. Puasa Dzulhijjah adalah puasa yang dilakukan selama sembilan hari pertama di bulan Dzulhijjah, sedangkan puasa Arafah adalah puasa yang dilakukan pada tanggal 9 Dzulhijjah.
Sholat Id adalah sholat yang dilakukan pada hari raya Idul Adha, yaitu pada tanggal 10 Dzulhijjah. Pada hari ini, umat Islam berkumpul di masjid atau lapangan untuk melakukan sholat Id dan kemudian menyembelih hewan kurban sebagai bentuk syukur kepada Allah SWT. Berkurban adalah salah satu amalan sunnah yang sangat dianjurkan di bulan Dzulhijjah, terutama pada hari-hari Tasyrik.
Dalam menjalankan amalan-amalan sunnah di bulan Dzulhijjah, umat Islam harus memperhatikan beberapa hal, seperti memastikan bahwa hewan kurban yang disembelih adalah hewan yang sehat dan layak, serta membagikan daging kurban kepada fakir miskin dan keluarga. Dengan demikian, umat Islam dapat memperoleh pahala yang besar dan memperkuat hubungan dengan Allah SWT.
Di Indonesia, bulan Dzulhijjah juga dirayakan dengan meriah. Umat Islam di Indonesia melakukan ibadah haji, sholat Id, dan berkurban dengan antusias. Pemerintah dan masyarakat juga turut serta dalam merayakan bulan Dzulhijjah dengan mengadakan berbagai kegiatan, seperti pameran, bazar, dan pertunjukan seni.
Dalam kesimpulan, hari Tasyrik dan bulan Dzulhijjah merupakan momen yang sangat penting dalam kalender Islam. Umat Islam harus memanfaatkan momen ini untuk meningkatkan iman dan takwa, serta memperkuat hubungan dengan Allah SWT. Dengan menjalankan amalan-amalan sunnah dan memperhatikan beberapa hal yang penting, umat Islam dapat memperoleh pahala yang besar dan menjadi lebih dekat dengan Allah SWT.











