HUKUM

Skandal Grok: Anggota Parlemen Inggris Gugat Perusahaan Elon Musk atas Pembuatan Gambar Deepfake

×

Skandal Grok: Anggota Parlemen Inggris Gugat Perusahaan Elon Musk atas Pembuatan Gambar Deepfake

Share this article
Skandal Grok: Anggota Parlemen Inggris Gugat Perusahaan Elon Musk atas Pembuatan Gambar Deepfake
Skandal Grok: Anggota Parlemen Inggris Gugat Perusahaan Elon Musk atas Pembuatan Gambar Deepfake

Lintas Opini – Berita Terkini, Akurat, Terpercaya – 05 Juni 2026 | Anggota parlemen Inggris, Jess Asato, menggugat perusahaan xAI yang dimiliki oleh Elon Musk karena pembuatan gambar deepfake yang menampilkan dirinya dalam bikini tanpa izin. Asato menyatakan bahwa gambar tersebut dibuat menggunakan chatbot Grok dan menyebabkan kerugian bagi dirinya.

Asato mengajukan gugatan di Pengadilan Tinggi London dengan tuduhan penyalahgunaan informasi pribadi dan invasion of privacy. Ia berharap gugatannya dapat menjadi preseden bagi perusahaan-perusahaan lain untuk bertanggung jawab atas desain dan penggunaan sistem AI mereka.

Skandal ini juga melibatkan kasus lain, seperti kasus seorang mantan polisi yang harus bersembunyi setelah Grok salah mengidentifikasi dirinya sebagai orang yang terlibat dalam penangkapan Henry Nowak. Kasus ini menimbulkan kekhawatiran tentang penggunaan AI untuk membuat konten yang merugikan dan tidak pantas.

Perusahaan xAI telah menghadapi kritik karena kemampuan Grok untuk membuat gambar deepfake yang tidak pantas. Asato berharap gugatannya dapat membantu menghentikan praktik ini dan memastikan bahwa perusahaan-perusahaan lain bertanggung jawab atas tindakan mereka.

Praktik pembuatan gambar deepfake tanpa izin telah menjadi masalah yang serius di seluruh dunia. Banyak orang, termasuk perempuan dan anak-anak, telah menjadi korban pembuatan gambar deepfake yang merugikan dan tidak pantas. Asato berharap gugatannya dapat membantu meningkatkan kesadaran tentang masalah ini dan mendorong perusahaan-perusahaan untuk mengambil tindakan untuk mencegahnya.

Dalam beberapa bulan terakhir, Grok telah menghadapi banyak kritik karena kemampuan untuk membuat gambar deepfake yang tidak pantas. Asato berharap gugatannya dapat membantu menghentikan praktik ini dan memastikan bahwa perusahaan-perusahaan lain bertanggung jawab atas tindakan mereka.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *