TEKNO

Meta AI dan xAI Sewa Infrastruktur untuk Menghasilkan Pendapatan

×

Meta AI dan xAI Sewa Infrastruktur untuk Menghasilkan Pendapatan

Share this article
Meta AI dan xAI Sewa Infrastruktur untuk Menghasilkan Pendapatan
Meta AI dan xAI Sewa Infrastruktur untuk Menghasilkan Pendapatan

Lintas Opini – Berita Terkini, Akurat, Terpercaya – 30 Mei 2026 | Industri AI saat ini sedang menghadapi tekanan untuk membenarkan pengeluaran triliunan dolar dalam infrastruktur, dan dua pemain terbesar di industri ini, Meta dan xAI, sekarang bergerak untuk mengkomersialisasikan investasi mereka dengan cara baru. xAI telah menandatangani kesepakatan dengan Anthropic untuk menyewakan kapasitas pusat data sebesar $15 miliar per tahun, yang pada dasarnya membantu pesaing dalam pengembangan. Sementara itu, Meta berencana untuk mengenakan biaya kepada pengembang AI untuk mengakses model canggih dan kapasitas sebagai bagian dari penawaran langganan terbaru mereka.

Meta juga berencana untuk membenamkan staf teknis di perusahaan mitra untuk membantu mereka mengintegrasikan model AI mereka. Selain itu, Meta mungkin ingin menyewakan kapasitas pusat data kepada bisnis lain jika mereka memiliki lebih banyak ruang daripada yang dibutuhkan. Dorongan moneter ini datang karena bukti menunjukkan bahwa AI belum menghasilkan pengembalian yang diharapkan oleh investor. Sebuah studi oleh National Bureau of Economic Research menemukan bahwa di antara hampir 6.000 CEO, CFO, dan eksekutif lainnya, sembilan dari sepuluh melaporkan tidak ada dampak pada pekerjaan atau produktivitas dari AI selama tiga tahun terakhir.

Ketua Operasi Uber, Andrew Macdonald, baru-baru ini mencatat bahwa semakin sulit untuk membenarkan biaya AI dalam perusahaan. Ia mengatakan bahwa perusahaan telah secara konsisten melebihi anggaran penggunaan token AI, tetapi penggunaan token yang lebih tinggi belum diterjemahkan menjadi peningkatan proporsional dalam fitur konsumen yang berguna. Kepala AI Superintelligence Meta, Alexandr Wang, mengakui respons langsung. Dalam sebuah wawancara baru-baru ini, Wang mengatakan bahwa industri ini belum menunjukkan dengan cara yang nyata bagaimana AI sebenarnya merupakan alat untuk pemberdayaan pribadi atau bagaimana membuat hidup orang banyak lebih baik.

Perusahaan lain seperti Samsung dan Microsoft juga terlibat dalam pengembangan AI dan teknologi terkait. Samsung Galaxy Glasses dan Meta Ray-Ban Smart Glasses adalah contoh produk yang menggunakan AI untuk meningkatkan pengalaman pengguna. Kedua perangkat ini memiliki pendekatan yang berbeda dalam menggunakan AI, dengan Samsung berfokus pada desain minimalis dan integrasi dengan smartphone, sementara Meta lebih menekankan pada interaksi suara dan integrasi sosial.

Dalam beberapa tahun terakhir, industri AI telah berkembang pesat, dengan banyak perusahaan yang berinvestasi dalam pengembangan teknologi ini. Namun, masih banyak tantangan yang harus diatasi sebelum AI dapat benar-benar membawa manfaat kepada masyarakat. Dengan terus berkembangnya teknologi AI, diharapkan bahwa dalam beberapa tahun ke depan, kita akan melihat lebih banyak aplikasi AI yang berguna dan bermanfaat bagi kehidupan sehari-hari.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *