Lintas Opini – Berita Terkini, Akurat, Terpercaya – 29 Mei 2026 | Partai politik di Indonesia terus berusaha memperkuat demokrasi dan meningkatkan keterwakilan perempuan dalam politik. Anggota DPR dari Fraksi Partai NasDem, Cindy Monica, mendukung putusan Mahkamah Konstitusi (MK) yang mempertegas kewajiban partai politik untuk memenuhi kuota 30 persen keterwakilan perempuan dalam pencalonan anggota legislatif.
Cindy menegaskan bahwa keterlibatan perempuan dalam kancah politik nasional bukan sekadar formalitas untuk memenuhi angka kuota di atas kertas, melainkan untuk membawa perspektif yang lebih inklusif dalam merumuskan setiap kebijakan publik. Ia juga menekankan bahwa perempuan memiliki kemampuan, pengalaman, dan sensitivitas sosial yang sangat dibutuhkan dalam proses pengambilan kebijakan.
Partai NasDem telah menunjukkan komitmen konkret dalam mengafirmasi keterwakilan perempuan. Pada Pemilu 2019, Partai NasDem berhasil meloloskan keterwakilan perempuan di atas 30 persen di DPR, dengan 32,2 persen keterwakilan perempuan atau setara dengan 19 kursi dari total 59 anggota DPR yang terpilih dari partai tersebut.
Sementara itu, Pemerintah Kabupaten Jembrana menetapkan bantuan keuangan kepada partai politik tahun anggaran 2026 dengan nilai bantuan sebesar Rp6.000 per suara sah. Total bantuan yang dialokasikan mencapai Rp1.055.754.000 untuk enam partai politik penerima bantuan.
Partai Amanat Nasional (PAN) juga terus berusaha memajukan bangsa dan negara. Dalam usianya yang ke-25, PAN terlibat aktif dalam upaya memajukan bangsa dan negara, seraya terus memastikan kesejahteraan dan kemakmuran rakyat, menciptakan tatanan bernegara yang adil dan berdaulat.
Ketua Umum PAN, Zulkifli Hasan, menekankan bahwa visi PAN adalah mengawal kedaulatan, terutama di bidang pangan dan energi. Pembangunan dalam bidang ekonomi dan infrastruktur yang telah dikerjakan pemerintahan saat ini secara gemilang, perlu dilanjutkan dengan mengawal kedaulatan di bidang pangan dan energi.
Swasembada pangan merupakan mandat pemerintahan berikutnya yang harus disukseskan bersama. Kemandirian dalam bidang energi juga menjadi kunci dalam memenangkan persaingan global di masa yang akan datang. Dengan demikian, partai politik di Indonesia terus berusaha memperkuat demokrasi dan meningkatkan kesejahteraan rakyat.











