Bisnis

Pasar Saham RI Rebound, IHSG Ditutup Naik 1,10% ke 6.162

×

Pasar Saham RI Rebound, IHSG Ditutup Naik 1,10% ke 6.162

Share this article
Pasar Saham RI Rebound, IHSG Ditutup Naik 1,10% ke 6.162
Pasar Saham RI Rebound, IHSG Ditutup Naik 1,10% ke 6.162

Lintas Opini – Berita Terkini, Akurat, Terpercaya – 23 Mei 2026 | Pasar saham Indonesia mengalami rebound setelah beberapa hari terakhir mengalami penurunan. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup menguat 1,10% ke level 6.162,05 pada Jumat (22/5/2026). Penguatan ini dipengaruhi oleh sentimen positif dari implementasi bertahap badan ekspor pemerintah hingga 2027.

Sektor energi, barang konsumen primer, dan barang baku mengalami penguatan, dengan indeks sektor energi (IDXENERGY) menguat 4,84% ke level 2.946,47. Saham-saham tambang grup Adaro di papan utama seperti Adaro Andalan Indonesia Tbk (AADI), Alamtri Mineral Indonesia Tbk (ADMR), dan Alamtri Resources Indonesia Tbk (ADRO) kompak menguat.

Namun, kebijakan ekspor satu pintu batu bara melalui PT Danantara Sumberdaya Indonesia (DSI) memicu tekanan pada mayoritas saham emiten batu bara di Bursa Efek Indonesia (BEI). Investor merespons negatif kebijakan tersebut karena dinilai meningkatkan ketidakpastian bisnis dan berpotensi menekan margin perusahaan tambang batu bara dalam jangka pendek hingga menengah.

S&P Global Ratings memperingatkan skema sentralisasi ekspor komoditas Indonesia berpotensi menekan ekspor, menggerus penerimaan negara, dan membebani neraca pembayaran. Hal ini dinilai dapat menciptakan downside risk pada rating sovereign.

Di sisi lain, analis Mirae Asset Sekuritas Indonesia, Daniel Widjaja, memperingatkan untuk waspada outflow lanjutan dari saham komoditas (ADRO, ITMG, AALI, LSIP) dan SBN. Lihat juga detail implementasi Danantara fase Juni–Agustus, respons rating agencies, serta perkembangan Trump–Iran.

Kesimpulan, pasar saham Indonesia mengalami rebound setelah beberapa hari terakhir mengalami penurunan. Namun, kebijakan ekspor satu pintu batu bara melalui PT Danantara Sumberdaya Indonesia (DSI) memicu tekanan pada mayoritas saham emiten batu bara di Bursa Efek Indonesia (BEI). Investor perlu waspada outflow lanjutan dari saham komoditas dan SBN.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *