Lintas Opini – Berita Terkini, Akurat, Terpercaya – 22 Mei 2026 | Gojek, perusahaan transportasi online terkemuka di Indonesia, baru-baru ini mengumumkan kebijakan baru untuk meningkatkan kesejahteraan mitra pengemudi ojol. Dalam upaya memenuhi arahan pemerintah, Gojek akan menerapkan potongan tarif sebesar 8% untuk setiap perjalanan, menurunkan dari sebelumnya 20%. Kebijakan ini bertujuan untuk meningkatkan pendapatan mitra pengemudi dan menciptakan ekosistem yang berkelanjutan.
Selain itu, Gojek juga menghentikan program langganan GoRide Hemat yang sebelumnya diterapkan secara nasional. Langkah ini diambil untuk memastikan bahwa mitra pengemudi dapat mendapatkan pendapatan yang lebih baik dan meningkatkan kesejahteraan mereka. Dengan dihentikannya program langganan ini, driver tidak lagi diwajibkan untuk membayar biaya berlangganan agar mereka bisa mendapatkan atau mengambil pesanan GoRide Hemat.
Gojek juga berkolaborasi dengan Kementerian Kesehatan (Kemenkes) untuk mengadakan program Cek Kesehatan Gratis (CKG) bagi mitra driver di 17 kota di Indonesia. Program ini menyediakan layanan pemeriksaan kesehatan dan konsultasi medis bagi para pengemudi. Ini merupakan upaya deteksi dini dan pencegahan penyakit, serta untuk meningkatkan kesejahteraan mitra pengemudi.
Penghapusan program langganan GoRide Hemat ini memicu reaksi beragam dari masyarakat. Beberapa pengguna khawatir bahwa penghapusan program ini akan meningkatkan biaya mobilitas harian mereka. Namun, beberapa pengguna lainnya mendukung kebijakan ini karena mereka percaya bahwa ini akan meningkatkan kesejahteraan mitra pengemudi.
Dalam beberapa hari terakhir, Gojek juga diminta untuk memulihkan akun driver Gocar yang ditangguhkan. Ini menunjukkan bahwa perusahaan masih terus berusaha untuk meningkatkan kualitas layanan dan memenuhi kebutuhan mitra pengemudi dan pengguna.
Dalam rangka meningkatkan kesejahteraan mitra pengemudi, Gojek telah mengambil beberapa langkah, termasuk menerapkan skema potongan aplikasi hanya 8% bagi driver yang menerapkan Mode Hemat. Ini merupakan upaya untuk menciptakan ekosistem yang berkelanjutan dan meningkatkan pendapatan mitra pengemudi.
Dalam kesimpulan, Gojek terus berusaha untuk meningkatkan kesejahteraan mitra pengemudi dan memenuhi kebutuhan pengguna. Dengan menerapkan potongan tarif 8% dan menghentikan program langganan GoRide Hemat, perusahaan berharap dapat menciptakan ekosistem yang berkelanjutan dan meningkatkan pendapatan mitra pengemudi.











