Lintas Opini – Berita Terkini, Akurat, Terpercaya – 10 Juni 2026 | Veda Ega Pratama, pembalap muda Indonesia, telah membuat kejutan di kompetisi Moto3 2026. Dengan penampilan yang impresif, Veda berhasil meraih posisi keenam di klasemen pembalap Moto3 2026, dengan total 71 poin dari delapan seri yang telah berlangsung.
Veda sendiri mengaku tidak menyangka bisa bersaing di papan atas Moto3 2026, mengingat target awalnya hanya untuk mendapatkan poin sebanyak mungkin. Namun, setelah beberapa balapan, Veda mulai menyadari bahwa dia bisa bertarung di depan.
Salah satu momen paling berkesan bagi Veda adalah ketika dia finis ketiga di Moto3 Brasil dan Prancis. Meskipun di Prancis, posisi ketiga itu didapatkan setelah pembalap lain, Adrian Fernandez, mendapat hukuman diskualifikasi.
Veda juga menyebutkan bahwa timnya, Honda Team Asia, telah memberikan dukungan besar dalam beradaptasi dengan kompetisi Moto3. Dengan data dan pengalaman yang dimiliki oleh tim, Veda bisa belajar dan meningkatkan kemampuannya.
Menurut Veda, Sirkuit Le Mans dan Sirkuit Balaton Park adalah yang paling sulit diantara delapan sirkuit yang telah dilalui. Namun, dengan pengalaman dan kemampuan yang terus meningkat, Veda yakin bisa terus bersaing di papan atas Moto3 2026.
Veda juga mengungkapkan kronologi terkena long lap penalty hingga gagal dapat poin dalam Moto3 Hungaria 2026. Ia menjelaskan bahwa hukuman tersebut disebabkan oleh pelanggaran yang terjadi pada sesi kualifikasi.
Dengan semangat dan kemampuan yang terus meningkat, Veda Ega Pratama siap terus bersaing di kompetisi Moto3 2026. Dengan dukungan dari tim dan pengalaman yang terus bertambah, Veda yakin bisa mencapai posisi yang lebih tinggi di klasemen pembalap Moto3 2026.
Kesimpulan, Veda Ega Pratama telah membuat kejutan di kompetisi Moto3 2026 dengan penampilan yang impresif dan kemampuan yang terus meningkat. Dengan dukungan dari tim dan pengalaman yang terus bertambah, Veda siap terus bersaing di papan atas Moto3 2026.











