Lintas Opini – Berita Terkini, Akurat, Terpercaya – 02 Juni 2026 | Tim nasional sepak bola Iran telah memutuskan untuk tidak memasukkan Sardar Azmoun, striker yang telah mencetak 57 gol dalam 91 pertandingan, ke dalam skuad Piala Dunia mereka. Keputusan ini diambil setelah Azmoun memposting foto dirinya bersama Perdana Menteri Uni Emirat Arab di akun Instagramnya, yang dianggap sebagai tindakan pengkhianatan oleh media Iran.
Azmoun, yang bermain untuk klub Al-Nasr di Dubai, telah menjadi sasaran kritik dari media Iran sejak Maret lalu. Ia dituding telah mengkhianati negaranya dengan bermain dan tinggal di Dubai, yang dianggap sebagai musuh Iran.
Iran telah mengalami konflik dengan Amerika Serikat dan Israel, yang juga telah memengaruhi keikutsertaan tim nasional sepak bola Iran dalam Piala Dunia. Meskipun demikian, Iran tetap akan berpartisipasi dalam turnamen tersebut dan telah memindahkan kamp pelatihan mereka ke Meksiko.
Sementara itu, Andrés Iniesta, legenda sepak bola Spanyol, telah mendapatkan tugas pertamanya sebagai pelatih kepala dan akan menangani tim Gulf United FC di Uni Emirat Arab. Iniesta, yang berusia 42 tahun, telah mengakhiri karirnya sebagai pemain pada tahun 2024 dan sekarang akan memulai karirnya sebagai pelatih.
Konflik antara Iran dan Amerika Serikat juga telah memengaruhi keikutsertaan tim nasional sepak bola Iran dalam Piala Dunia. Iran telah dipindahkan ke grup yang sama dengan Amerika Serikat, dan pertandingan antara kedua tim tersebut diharapkan akan menjadi sangat sengit.
Dalam beberapa hari terakhir, situasi tersebut telah memburuk, dengan Amerika Serikat dan Iran terlibat dalam konflik militer. Namun, Federasi Sepak Bola Iran tetap berkomitmen untuk mengirimkan tim nasional mereka ke Piala Dunia, meskipun ada ketidakpastian tentang keamanan dan keselamatan pemain.











