Lintas Opini – Berita Terkini, Akurat, Terpercaya – 19 Mei 2026 | Persib Bandung menerima enam hukuman dari Komite Disiplin (Komdis) PSSI, termasuk denda sebesar Rp455 juta. Hal ini terjadi di tengah persiapan tim untuk merayakan hattrick juara BRI Super League.
Menurut hasil sidang Komdis pada 4 Mei 2026, Persib didenda Rp25 juta karena suporternya, Bobotoh, melakukan tur tandang ke Bhayangkara FC pada 30 April 2026. Selain itu, Persib juga dikenai denda Rp60 juta karena dua Bobotoh memasuki area pertandingan setelah menghadapi Bhayangkara FC.
Komdis juga menganggap Bobotoh menyalakan tiga suar dan dua petasan ketika Persib menantang Bhayangkara FC, yang berbuah denda Rp60 juta. Pelemparan air minum kemasan oleh Bobotoh ke lapangan juga menyebabkan denda Rp30 juta.
Persib kembali dijatuhi denda sebesar Rp30 juta buntut pelemparan air minum kemasan dalam jumlah banyak ke area lapangan saat melawan PSIM Yogyakarta pada 4 Mei 2026. Pelemparan petasan lebih dari sepuluh kali ke arah lapangan, penyalaan suar, dan tiga kali suara ledakan petasan pada partai kontra PSIM berujung denda Rp250 juta untuk Persib.
Total, Persib harus membayar Rp455 juta akibat enam hukuman dari Komdis itu. Persib tinggal selangkah lagi untuk keluar sebagai kampiun musim 2025/2026, dan hanya membutuhkan hasil imbang dalam pekan terakhir untuk memastikan gelar juara.
Di sisi lain, Persib juga mempersiapkan diri untuk menghadapi Persijap Jepara di Stadion Gelora Bumi Kartini, Jepara, pada Sabtu (23/5/2026). Bobotoh menghitung hari untuk berpesta dan merayakan hattrick juara BRI Super League.
Klasemen Super League 2025/2026 mengalami perubahan usai Persib Bandung menang atas PSM dan Borneo imbang lawan Persijap pada Minggu (17/5) malam. Persib mampu mencuri tiga poin di markas PSM Makassar di Stadion BJ Habibie, Parepare, Minggu (17/5) malam.
Kemenangan ini membuat Persib kokoh di puncak klasemen Super League dengan koleksi 38 poin dari 33 pertandingan yang dijalani. Borneo FC yang bermain imbang 0-0 melawan Persijap berada di peringkat kedua dengan 36 poin dari 33 laga.
Syarat Persib juara Super League yaitu tim Maung Bandung hanya butuh hasil imbang di laga terakhir untuk memastikan gelar juara. Tetapi jika kalah di laga terakhir, Persib juga masih bisa juara asalkan Borneo FC tidak menang pada pertandingan terakhir musim ini.
Di saat yang sama, Borneo FC gagal memaksimalkan peluang usai ditahan imbang tanpa gol oleh Persijap Jepara di Stadion Gelora Bumi Kartini, Jepara. Tambahan satu poin itu membuat persaingan gelar juara masih terbuka hingga pekan ke 34 nanti.
Persib Bandung dan Borneo FC bersaing hingga ujung kompetisi BRI Super League 2025/2026. Persib hanya membutuhkan hasil imbang pada laga pemungkas melawan Persijap Jepara untuk memastikan diri menjadi juara BRI Super League 2025/2026.
Maung Bandung kini berada di posisi terdepan dalam persaingan gelar setelah meraih kemenangan 2-1 atas tuan rumah PSM Makassar pada pekan ke 33 di Stadion Gelora BJ. Habibie, Parepare, Minggu (17/5/2026). Hasil tersebut membuat Persib unggul satu langkah dari pesaing terdekatnya, Borneo FC Samarinda.
Persib mengumpulkan poin 78 dalam 33 laga yang sudah dilewati sedang Borneo FC Samarinda 76 poin dalam 33 pertandingan. Karena itu, pada laga pamungkas nanti, Persib hanya perlu meraih hasil imbang lawan Persijap Jepara untuk mengunci gelar juara, walaupun Borneo FC menang lawan Malut United.
Apabila Persib bermain imbang dan Borneo FC menang, kedua tim memang akan memiliki jumlah poin yang sama. Namun, Persib tetap unggul dalam rekor head to head sehingga berhak keluar sebagai juara. Sebaliknya, jika Persib kalah dari Persijap dan Borneo FC sukses menundukkan Malut United, maka gelar juara akan menjadi milik Borneo FC.
Selain itu, PSIM Yogyakarta juga telah menjadi juara Liga 2 2024/2025 setelah menang 2-1 atas Bhayangkara FC melalui perpanjangan waktu. Partai final antara PSIM vs Bhayangkara FC digelar di Stadion Manahan, Solo, Rabu (26/2/2025) malam.
Permainan super agresif ditunjukkan oleh PSIM sejak peluit kick-off dibunyikan. Strategi itu rupanya sempat membuat Bhayangkara FC kelimpungan pada awal-awal babak. PSIM yang menguasai laga mampu menciptakan sejumlah peluang apik.
Puncaknya, saat Rafael ‘Rafinha’ Rodrigues mencetak gol pada menit ke-9 seusai memaksimalkan kesempatan free kick di depan kotak penalti Bhayangkara FC. Keunggulan 1-0 membuat PSIM benar-benar percaya diri untuk terus menekan pertahanan lawan.
Namun, lini belakang Bhayangkara FC tampil solid menjaga gawangnya dari kebobolan. Setelah kedua tim saling menyerang, laga babak pertama yang berlangsung di bawah guyuran hujan itu ditutup dengan skor tipis 1-0 keunggulan PSIM atas Bhayangkara FC.
Saat babak kedua dimulai, pertandingan sempat dihentikan selama kurang lebih 30 menit karena hujan sangat deras dan lapangan tergenang air di beberapa sisi. Setelah dilakukan penanganan untuk menghilangkan genangan, laga akhirnya dimulai kembali sekitar pukul 17.30 WIB.
Pada babak kedua ini, permainan Bhayangkara FC membaik. Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News PT. Jaringan Pemberitaan Nusantara Negeriku Graha Pena Jawa Pos Group Building, 11th floor Jl. Raya Kebayoran Lama 12 Jakarta Selatan 12210 Phone : +62 21 5369 9607 Fax : +62 21 5365 1465 Saluran info & pengaduan : +62 818 6657 66
Kesimpulan, Persib Bandung mendapatkan 6 sanksi dari Komdis PSSI dan denda sebesar Rp455 juta. Persib juga mempersiapkan diri untuk menghadapi Persijap Jepara di Stadion Gelora Bumi Kartini, Jepara, pada Sabtu (23/5/2026) untuk memastikan gelar juara BRI Super League 2025/2026.











