Lintas Opini – Berita Terkini, Akurat, Terpercaya – 12 Agustus 2026 | Paul Pogba, gelandang timnas Prancis, menghadapi masa depan yang tidak pasti di AS Monaco. Pogba bergabung dengan Monaco pada Juni 2025 setelah menjalani hukuman larangan bermain akibat kasus doping. Namun, cedera hamstring yang dialaminya saat pramusim di Inggris membuat situasi semakin kompleks.
Pembicaraan antara Monaco dan Pogba tentang kemungkinan pemutusan kontrak telah berlangsung selama beberapa pekan. Monaco ingin mengakhiri kontrak berdurasi dua tahun itu setelah baru berjalan 12 bulan, karena harapan agar Pogba kembali ke kondisi fisik terbaik dinilai belum tercapai.
Pogba hanya mencatatkan enam penampilan sejak bergabung dengan Monaco. Cedera terbaru yang dialaminya membuat Monaco kembali mempertimbangkan masa depan pemain yang pernah menjadi juara Piala Dunia 2018 bersama Prancis itu.
Debut Pogba bersama Monaco pada November 2025 menjadi penampilan pertamanya sejak September 2023. Ia harus menunggu 26 bulan untuk kembali bermain setelah menjalani hukuman akibat pelanggaran aturan antidoping. Pogba awalnya dijatuhi larangan bermain selama empat tahun pada Februari 2024, namun hukuman tersebut kemudian dikurangi menjadi 18 bulan setelah bandingnya diterima oleh Court of Arbitration for Sport atau CAS.
Jika kesepakatan pemutusan kontrak tercapai, Pogba akan mengakhiri masa tinggalnya di Monaco setelah satu tahun dari kontrak berdurasi dua tahun. Monaco merekrut Pogba secara gratis pada musim panas lalu setelah ia berstatus tanpa klub sejak meninggalkan Juventus pada November 2024.
Pengalaman sang gelandang diharapkan memberi kontribusi maksimal, namun hingga kini ia baru tampil enam kali. Pihak klub sebelumnya berharap Pogba bisa kembali ke level kebugaran terbaiknya setelah periode sulit dalam kariernya. Akan tetapi, target itu dipandang belum terpenuhi sejauh ini, sehingga Monaco menimbang opsi pemutusan kontrak lebih cepat.
Kondisi cedera Pogba saat ini membuat Monaco harus mempertimbangkan masa depannya di klub. Jika Pogba tidak bisa kembali ke kondisi fisik terbaiknya, maka kemungkinan besar ia akan meninggalkan Monaco lebih awal dari yang diharapkan.
Dalam beberapa pekan terakhir, Pogba telah menjalani proses pemulihan dari cedera hamstring yang dialaminya. Namun, proses pemulihan tersebut belum menunjukkan hasil yang signifikan, sehingga membuat Monaco harus mempertimbangkan opsi lain untuk meningkatkan performa tim.
Monaco telah mengambil keputusan untuk mengakhiri kontrak Pogba setelah cedera paha kiri yang dialaminya saat latihan. Sang pemain disebut sempat jatuh kesakitan ketika mengikuti pertandingan kecil dalam sesi latihan di St George’s Park.
Cedera tersebut bukan satu-satunya alasan di balik keputusan Monaco. Klub sebenarnya sudah memberi tahu Pogba beberapa pekan lalu mengenai keinginan mereka untuk mengakhiri kontrak yang masih memiliki masa berlaku dua tahun. Pogba kemudian dipersilakan mencari klub baru, sementara kedua pihak akan membahas kesepakatan mengenai kompensasi atas pemutusan kontrak.
Dengan demikian, masa depan Pogba di Monaco semakin tidak pasti. Ia harus segera memutuskan langkah selanjutnya dalam kariernya, apakah akan mencari klub baru atau tetap berusaha memulihkan kondisi fisiknya untuk kembali bermain di Monaco.
Kesimpulan, masa depan Paul Pogba di AS Monaco semakin tidak pasti akibat cedera hamstring yang dialaminya. Pembicaraan antara Monaco dan Pogba tentang kemungkinan pemutusan kontrak telah berlangsung selama beberapa pekan, dan keputusan akhir masih menunggu.











