Lintas Opini – Berita Terkini, Akurat, Terpercaya – 31 Juli 2026 | Marc Cucurella, bek andalan Spanyol, baru-baru ini menunaikan nazar uniknya setelah sukses mengantarkan negaranya menjuarai Piala Dunia 2026. Pemain yang kini memperkuat Real Madrid tersebut memamerkan tato bergambar wajah pelatih Luis de la Fuente yang sedang memegang trofi juara.
Aksi ini dilakukan Cucurella sebagai respons atas keberhasilan Spanyol menekuk Argentina 1-0 di partai final. Tato tersebut menampilkan potret detail De la Fuente yang memeluk trofi turnamen, lengkap dengan aksen angka 26.
Dalam unggahannya, Cucurella menuliskan keterangan singkat yang menegaskan komitmennya yaitu “Janji ditepati.” Sebelumnya, Luis de la Fuente sempat melontarkan candaan mengenai keputusan berani anak asuhnya tersebut dalam sesi konferensi pers pasca laga.
Sang pelatih dengan nada humor bertanya apakah para pemainnya melakukan kesalahan dengan membuat tato dirinya. De la Fuente merasa terkesan dengan loyalitas dan antusiasme para pemainnya. Ia mengaku tidak keberatan wajahnya diabadikan di tubuh pemainnya selama hal tersebut membawa kebahagiaan bagi mereka.
“Hal ini membuat saya tertawa dan saya bangga mereka memegang teguh janji mereka,” ujar De la Fuente.
Perlu diingat bahwa kemenangan Spanyol atas Argentina di final Piala Dunia 2026 merupakan momen historis bagi sepak bola Spanyol. Dengan keberhasilan ini, Spanyol berhasil mengangkat trofi Piala Dunia untuk kedua kalinya dalam sejarah mereka.
Di sisi lain, Marc Cucurella sendiri menjadi salah satu pemain terbaik Spanyol sepanjang turnamen, memainkan peran penting saat tim Luis de la Fuente memenangkan Piala Dunia kedua bagi negara itu. Penampilannya menutup musim panas yang luar biasa, yang juga mencakup kepindahannya dengan sorotan besar dari Chelsea ke Madrid.
Perjalanannya dalam beberapa tahun terakhir benar-benar spektakuler, berkembang dari talenta menjanjikan di La Liga menjadi pemain menonjol di Premier League dan akhirnya menjadi juara Kejuaraan Eropa serta Piala Dunia.
Transisi ke Madrid sering kali membawa tekanan besar, tetapi Cucurella menangani sorotan itu dengan mudah selama Piala Dunia. Ia membuktikan dirinya sebagai pemain yang tangguh dan berdedikasi, tidak hanya dalam lapangan tetapi juga dalam memenuhi janji-janjinya.
Kesimpulan dari kisah Marc Cucurella dan tato wajah pelatih Spanyol ini menunjukkan betapa besar rasa hormat dan loyalitas yang dimiliki oleh pemain-pemain Spanyol terhadap pelatih mereka. Ini juga menunjukkan bahwa dalam dunia sepak bola, komitmen dan dedikasi tidak hanya terbatas pada lapangan, tetapi juga dalam membangun hubungan yang kuat antara pemain dan pelatih.











