Lintas Opini – Berita Terkini, Akurat, Terpercaya – 26 Juli 2026 | Lionel Messi, bintang sepak bola Argentina dan pemain Inter Miami, tidak akan berpartisipasi dalam MLS All-Star Game 2026. Keputusan ini diambil setelah Messi dan rekan setimnya, Rodrigo De Paul, berjuang keras hingga babak final Piala Dunia 2026.
Menurut pernyataan resmi dari MLS, baik Messi maupun De Paul telah diberikan dispensasi khusus untuk tidak berpartisipasi dalam pertandingan tersebut. Hal ini dikarenakan jadwal yang padat dan kebutuhan akan istirahat setelah Piala Dunia.
Sebelumnya, Messi pernah dihukum karena tidak berpartisipasi dalam MLS All-Star Game 2025. Namun, kali ini keputusan telah diambil sebelumnya dan disepakati oleh MLS dan Asosiasi Pemain untuk memberikan waktu istirahat yang cukup bagi pemain-pemain yang berpartisipasi dalam Piala Dunia.
Messi dan De Paul tidak hanya akan melewatkan MLS All-Star Game, tetapi juga pertandingan lainnya termasuk pertandingan melawan CF Montreal. Mereka diharapkan kembali bermain untuk Inter Miami setelah periode istirahat yang telah disepakati.
Keputusan ini menunjukkan perhatian yang lebih besar terhadap kesejahteraan dan kebutuhan pemain, terutama setelah kompetisi internasional yang melelahkan seperti Piala Dunia. Dengan demikian, pemain-pemain dapat kembali ke lapangan dengan performa terbaik mereka.
MLS All-Star Game 2026 akan berlangsung tanpa kehadiran Messi dan De Paul, tetapi masih akan menampilkan pemain-pemain terbaik dari liga. Pertandingan ini diharapkan dapat mempertahankan semangat kompetisi dan hiburan bagi penggemar sepak bola.
Dalam beberapa tahun terakhir, sepak bola Amerika Serikat telah mengalami perkembangan yang signifikan, dengan pemain-pemain internasional seperti Messi dan De Paul yang bergabung dengan liga. Keputusan untuk memberikan waktu istirahat yang cukup bagi pemain-pemain ini menunjukkan komitmen liga untuk mempertahankan kualitas dan keselamatan pemain.
Kesimpulan dari keputusan ini adalah bahwa MLS telah menunjukkan perhatian yang serius terhadap kesejahteraan pemain, terutama setelah Piala Dunia. Dengan memberikan waktu istirahat yang cukup, liga berharap dapat mempertahankan performa terbaik dari pemain-pemainnya dan meningkatkan kualitas kompetisi secara keseluruhan.











