Lintas Opini – Berita Terkini, Akurat, Terpercaya – 01 Juli 2026 | Piala Dunia 2026 memang penuh dengan kejutan dan kontroversi. Salah satu kejutan besar datang dari pertandingan antara Jerman dan Paraguay, di mana Jerman akhirnya kalah dalam adu penalti setelah bermain imbang 1-1 hingga akhir perpanjangan waktu.
Kontroversi muncul ketika gol Jonathan Tah pada menit ke-102 dibatalkan oleh wasit karena dianggap terdapat pelanggaran oleh Waldemar Anton terhadap kiper Paraguay, Orlando Gill. Keputusan ini menuai protes dari pelatih Jerman, Julian Nagelsmann, yang menyebutnya sebagai ‘joke total’.
Nagelsmann juga menyatakan bahwa dia tidak akan mundur dari posisinya sebagai pelatih Jerman, meskipun timnya telah gagal maju ke babak selanjutnya. Direktur tim nasional Jerman, Rudi Völler, juga menyatakan dukungannya terhadap Nagelsmann.
Sementara itu, mantan pemain Jerman, Jürgen Klinsmann, menyebut kekalahan Jerman sebagai ‘bencana’ dan meminta dilakukan evaluasi menyeluruh terhadap tim dan federasi sepak bola Jerman.
Aturan perpanjangan waktu dan adu penalti di Piala Dunia 2026 juga menjadi sorotan. Jika skor masih imbang setelah 90 menit, pertandingan akan dilanjutkan ke perpanjangan waktu yang terdiri dari dua babak 15 menit. Jika skor masih imbang setelah perpanjangan waktu, pertandingan akan ditentukan melalui adu penalti.
Kesimpulan dari kekalahan Jerman ini adalah bahwa tim masih memiliki banyak pekerjaan untuk dilakukan agar bisa bersaing di level tertinggi sepak bola dunia. Kontroversi seputar keputusan wasit dan aturan permainan juga menunjukkan bahwa masih banyak hal yang perlu diperbaiki dalam sistem sepak bola internasional.











