Lintas Opini – Berita Terkini, Akurat, Terpercaya – 14 Juli 2026 | Pertandingan antara Kolombia dan Swiss di Piala Dunia 2026 telah berakhir dengan skor 0-0 dan adu penalti 3-4, memenangkan Swiss. Jhon Arias, pemain timnas Kolombia, mengungkapkan bahwa timnya terlalu fokus pada pemain-pemain Swiss yang punya nama besar.
Arias menegaskan bahwa mereka sangat fokus untuk menghadapi Swiss dan tidak terlalu memikirkan lawan berikutnya, Argentina. Ia juga menyebutkan bahwa perjalanan jauh yang harus ditempuh timnas Kolombia menjelang melawan Swiss merupakan salah satu faktor kekalahan mereka.
Sebelumnya, Kolombia telah menjalani pertandingan di Meksiko dan Amerika Serikat, sementara Swiss selalu bermain di Kanada dalam tiga pertandingan terakhir. Perbedaan jarak tempuh ini membuat kondisi fisik para pemain Kolombia terpengaruh.
Jhon Arias juga membicarakan tentang blunder yang dilakukan oleh rekan setimnya, Jaminton Campaz, yang membuat umpan ke belakang atau back pass yang fatal. Namun, untungnya tembakan kaki kiri pemain lawan melenceng jauh dari gawang, sehingga menyia-nyiakan peluang untuk mencetak gol penentu kemenangan.
Kolombia menjadi salah satu dari hanya empat tim yang bermain di tiga tuan rumah Piala Dunia 2026. Mereka sudah menjalani banyak pertandingan di Amerika Serikat dan Meksiko. Jhon Arias menyinggung soal perjalanan jauh yang harus dilakukan negaranya selama mengikuti Piala Dunia 2026.
Granit Xhaka, kapten timnas Swiss, mengungkapkan bahwa dirinya menjadi penendang pertama saat adu penalti melawan Kolombia karena tanggung jawabnya sebagai seorang kapten. Ia juga bangga bahwa mereka bisa mencatatkan sejarah lolos ke perempat final Piala Dunia setelah 72 tahun.
Di sisi lain, Ghana, salah satu kekuatan sepak bola Afrika, telah menunjukkan konsistensi sebagai kekuatan sepak bola Afrika dengan performa yang stabil di setiap turnamen. Mereka telah berpartisipasi dalam lima edisi Piala Dunia sejak debut 2006.
Pencapaian terbaik Ghana terjadi pada Piala Dunia 2010 saat mereka menembus perempat final, menjadi wakil Afrika tersukses di turnamen tersebut. Namun, pada edisi 2026, Ghana terhenti di babak 32 besar setelah kalah dari Kolombia.
Kesimpulan, Piala Dunia 2026 masih berlangsung dengan sengit, dan tim-tim terus berjuang untuk mencapai posisi teratas. Kolombia dan Ghana telah menunjukkan kemampuan mereka, tetapi masih harus menghadapi tantangan yang lebih besar di turnamen ini.











