Lintas Opini – Berita Terkini, Akurat, Terpercaya – 08 Mei 2026 | Iran meminta jaminan dari FIFA agar Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) tidak dihina selama Piala Dunia 2026 di Amerika Serikat. Permintaan ini muncul setelah delegasi Federasi Sepak Bola Iran (FFIRI) mengalami perlakuan buruk di Kanada sebelumnya.
Ketua FFIRI, Mehdi Taj, menegaskan bahwa kehadiran timnas Iran di Piala Dunia 2026 bergantung pada jaminan kehormatan bagi institusi militer mereka. Ia menekankan bahwa status tuan rumah adalah FIFA, bukan pemerintah Amerika Serikat.
Iran dijadwalkan memainkan dua pertandingan di Los Angeles dan satu pertandingan di Seattle pada Piala Dunia 2026. Namun, keikutsertaan mereka masih bergantung pada perlakuan otoritas Amerika Serikat terhadap delegasi resmi mereka.
Mehdi Taj menekankan bahwa Iran membutuhkan jaminan agar simbol negara mereka tidak dihina selama Piala Dunia berlangsung. Ia juga menegaskan bahwa jika jaminan tersebut tidak diberikan, maka delegasi Iran bisa menghadapi situasi serupa seperti yang terjadi di Kanada.
Konflik antara Amerika Serikat, Israel, dan Iran telah meningkat pada Februari lalu, sehingga partisipasi Timnas Iran pada Piala Dunia 2026 menjadi sorotan. Menteri Luar Negeri AS, Marco Rubio, telah menyatakan bahwa pemerintah Amerika tidak keberatan pemain Iran tampil di turnamen tersebut, namun individu yang memiliki hubungan dengan IRGC tidak akan diizinkan masuk ke wilayah Amerika Serikat.
Iran telah melakukan segala upaya untuk memastikan tidak ada kendala bagi timnas mereka saat berpartisipasi di Piala Dunia di AS. Juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran, Esmaeil Baghaei, mengatakan bahwa pemerintahnya melakukan “segala upaya” untuk memastikan tidak ada kendala bagi timnas Iran.
Piala Dunia FIFA 2026 akan digelar bersama oleh Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko pada 11 Juni hingga 19 Juli. Iran dijadwalkan memainkan dua pertandingan di Los Angeles melawan Selandia Baru pada 15 Juni dan Belgia pada 21 Juni, sebelum menghadapi Mesir di Seattle pada 26 Juni.
Kesimpulan, partisipasi Timnas Iran pada Piala Dunia 2026 masih bergantung pada jaminan kehormatan bagi institusi militer mereka. Iran meminta jaminan dari FIFA agar Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) tidak dihina selama Piala Dunia 2026 di Amerika Serikat.











