Lintas Opini – Berita Terkini, Akurat, Terpercaya – 25 Juni 2026 | Pertandingan Inggris melawan Ghana di Piala Dunia 2026 berakhir dengan skor 0-0. Pertandingan ini menarik perhatian karena dukun asal Ghana, Nana Kwaku Bonsam, mengklaim bahwa ‘santet’ yang dikirimnya berhasil membuat kapten Inggris, Harry Kane, tampil melempem. Bonsam sebelumnya mengaku menggunakan kekuatan spiritual untuk membantu Ghana menghadapi Inggris.
Harry Kane memang tampil kurang efektif sepanjang laga sehingga Inggris gagal mengamankan kemenangan. Kane tercatat melepaskan tiga percobaan tembakan ke gawang Ghana, tetapi hanya satu yang mengarah tepat sasaran. Penyerang Bayern Munich itu juga menyia-nyiakan peluang emas menjelang laga berakhir saat tendangan bola rebound yang dilepaskannya melambung di atas mistar.
Pelatih Inggris, Thomas Tuchel, dikritik karena tidak dapat memecahkan pertahanan Ghana. Tuchel dikatakan belum dapat menguasai strategi untuk menghadapi lawan yang bermain defensif. Namun, Tuchel memiliki rencana untuk menghadapi lawan yang lebih kuat di Piala Dunia 2026.
Di sisi lain, Erling Haaland membuat rekor baru di Piala Dunia 2026. Haaland menjadi pemain tercepat yang mencetak 100 gol di Premier League, hanya dalam 111 pertandingan. Haaland juga mencetak gol terbanyak di Piala Dunia 2026, dengan total 5 gol.
Pertandingan Inggris melawan Ghana menunjukkan bahwa strategi Tuchel masih belum sempurna. Namun, dengan rencana yang tepat, Inggris dapat menghadapi lawan yang lebih kuat di Piala Dunia 2026. Haaland dan Kane tetap menjadi andalan Inggris untuk mencetak gol dan membawa tim mereka menuju kemenangan.











