Uncategorized

Declan Rice Terancam Sanksi UEFA Setelah Kritik Wasit di Laga Champions Arsenal vs Atletico Madrid

×

Declan Rice Terancam Sanksi UEFA Setelah Kritik Wasit di Laga Champions Arsenal vs Atletico Madrid

Share this article
Declan Rice Terancam Sanksi UEFA Setelah Kritik Wasit di Laga Champions Arsenal vs Atletico Madrid
Declan Rice Terancam Sanksi UEFA Setelah Kritik Wasit di Laga Champions Arsenal vs Atletico Madrid

Lintas Opini – Berita Terkini, Akurat, Terpercaya – 16 Mei 2026 | Pemain sepak bola Inggris, Declan Rice, saat ini terancam sanksi dari UEFA usai mengkritik wasit di pertandingan Champions League antara Arsenal dan Atletico Madrid. Kritik tersebut dilontarkan Rice melalui media sosial, yang kemudian menjadi perhatian UEFA.

Sementara itu, di berita lain, Persib Bandung baru saja dijatuhi denda sebesar Rp3,5 miliar oleh AFC akibat kericuhan suporter. Total denda yang harus dibayar klub musim ini mencapai angka Rp4,6 miliar. Maung Bandung dilarang menggelar laga kandang dengan penonton pada musim kompetisi mendatang.

Persib Bandung terpaksa menelan pil pahit setelah otoritas sepak bola Asia menjatuhkan hukuman finansial yang sangat fantastis. Vonis ini muncul menyusul kegagalan manajemen dalam menjaga kondusivitas stadion saat melakoni kompetisi antarklub kasta kedua Asia.

Klub kebanggaan Jawa Barat ini sekarang berada dalam pengawasan ketat setelah melakukan rentetan pelanggaran sepanjang musim berjalan. Hukuman terbaru ini mewajibkan manajemen menyetor dana sekitar Rp3,5 miliar kepada pihak federasi.

Selain beban uang, Pangeran Biru dilarang menghadirkan pendukung pada dua laga kandang musim depan dengan skema penangguhan sebagian. Sanksi disiplin ini ditetapkan secara resmi oleh AFC pada Rabu, 13 Mei 2026, merujuk pada insiden kontra Ratchaburi.

Laga yang berlangsung pada 18 Februari 2026 itu berakhir kelabu setelah kerusuhan pecah sesaat setelah wasit meniup peluit panjang. Vonis ini menjadi catatan terburuk bagi tim Indonesia selama berkiprah di kasta AFC Champions League Two musim ini.

Ketegasan AFC kali ini merupakan akumulasi karena Persib tercatat sudah melakukan lima kali pelanggaran regulasi yang berbeda. Sebelumnya, pada Oktober 2025, denda perdana sebesar Rp33 juta muncul hanya gara-gara persoalan penomoran kursi penonton.

Ketidaktertiban kembali terulang saat menjamu Selangor FC yang berujung pada denda US$26.250 atau sekitar Rp436 juta bagi klub. Pelanggaran saat itu meliputi aksi menyalakan suar (flare) hingga pelemparan benda keras ke dalam area lapangan pertandingan.

Kondisi semakin memburuk setelah laga melawan Bangkok United yang membuat pundi-pundi klub berkurang lagi sebesar Rp503 juta. Catatan sembilan suar yang menyala serta akses keluar stadion yang tidak steril menjadi poin pemberat hukuman dari AFC.

Bahkan saat bertandang ke markas Ratchaburi, perilaku suporter tetap terpantau menyimpang hingga memicu denda tambahan Rp148 juta. Vonis tersebut merupakan peringatan keempat bagi manajemen sebelum akhirnya denda miliaran rupiah dijatuhkan pada Mei ini.

Dengan demikian, Declan Rice dan Persib Bandung sama-sama terancam sanksi dari organisasi sepak bola internasional. Bagi Rice, kritiknya terhadap wasit dapat berujung pada hukuman yang tidak ringan, sementara Persib Bandung harus membayar denda yang sangat besar akibat kericuhan suporter.

Kedua kasus ini menunjukkan bahwa organisasi sepak bola internasional sangat serius dalam menjaga integritas pertandingan dan menghukum pelanggaran yang dilakukan oleh pemain atau tim.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *