Lintas Opini – Berita Terkini, Akurat, Terpercaya – 16 Juli 2026 | Pertandingan antara ATM dan Bilbao di Piala Dunia 2026 menjadi sorotan karena keputusan wasit Ismail Elfath. Wasit asal Amerika Serikat ini memiliki rekam jejak kontroversial dalam memimpin pertandingan.
Elfath telah menjadi wasit FIFA sejak 2016 dan rutin memimpin Major League Soccer (MLS) sejak 2012. Ia telah memimpin lebih dari 250 pertandingan di berbagai kompetisi, dengan rata-rata setiap pertandingan yang dipimpinnya menghasilkan delapan kartu kuning, satu kartu merah langsung, dan dua hadiah penalti.
Di Piala Dunia 2026, Elfath sudah memimpin tiga pertandingan dengan catatan delapan kartu kuning, satu kartu merah langsung, dan dua hadiah penalti. Gaya kepemimpinannya menarik untuk diamati, karena ia tidak terlalu mudah mengeluarkan kartu merah, tetapi juga tidak ragu menunjuk titik putih apabila menilai terjadi pelanggaran di kotak penalti.
Insiden yang paling kontroversial adalah saat Elfath mengeluarkan kartu merah langsung kepada Agustin Canobbio usai melakukan tekel keras terhadap bek muda Spanyol, Pau Cubarsi. Ini berujung cedera bagi Nico Williams, winger Athletic Bilbao, yang harus melewatkan dua pertandingan berikutnya sebelum akhirnya kembali tampil singkat saat menghadapi Belgia di babak perempat final.
Kontroversi wasit Elfath ini membuat pertanyaan tentang siapa yang akan diuntungkan dari keputusan-keputusan kontroversialnya. Apakah ATM atau Bilbao yang akan mendapatkan keuntungan dari keputusan wasit ini? Hanya waktu yang akan menjawabnya.
Pertandingan antara ATM dan Bilbao ini menjadi salah satu pertandingan paling menarik di Piala Dunia 2026. Dengan keputusan wasit Elfath yang kontroversial, pertandingan ini menjadi sorotan bagi penggemar sepak bola di seluruh dunia.







