Lintas Opini – Berita Terkini, Akurat, Terpercaya – 06 Agustus 2026 | Perkembangan teknologi artificial intelligence (AI) telah mengubah cara kerja pemerintahan dan industri. Salah satu contoh nyata adalah penggunaan AI dalam pengembangan blockchain-enabled governance architecture untuk secure interagency information sharing.
Dr. Kiran Garimella, Chief Scientist dan Co-Founder KoreInside, telah melakukan penelitian tentang penggunaan blockchain technology dalam transformasi secure collaboration across government agencies. Penelitian ini telah diterima untuk dipresentasikan di Americas Conference on Information Systems (AMCIS) 2026.
Selain itu, pemerintah India juga telah memanfaatkan AI dalam sektor energi. Menurut sebuah studi oleh ENCIS, penggunaan AI dalam power generation di India diperkirakan akan meningkat hingga 65% pada tahun 2030.
Pemerintah juga telah mengambil langkah untuk mengatasi masalah fake news dengan menggunakan AI. PIB Fact Check Unit, yang sebelumnya memiliki status hukum, kini telah kehilangan status tersebut setelah putusan pengadilan. Namun, pemerintah tetap berkomitmen untuk melawan fake news dengan menggunakan teknologi AI.
Dalam industri hiburan, AI juga telah digunakan dalam film-film blockbuster. Naomi Watts, seorang aktris terkenal, telah bergabung dengan Marvel Cinematic Universe dengan menyediakan suara untuk karakter AI bernama E.V.I.E. dalam film Spider-Man: Brand New Day.
Kesimpulan dari perkembangan teknologi AI ini adalah bahwa AI telah mengubah cara kerja pemerintahan, industri, dan bahkan hiburan. Dengan kemampuan AI yang terus berkembang, kita dapat membayangkan bahwa masa depan akan dipenuhi dengan inovasi dan teknologi yang lebih canggih.



