TEKNO

Pemerintah DKI Jakarta Luncurkan Sistem Peringatan Dini untuk Pemantauan Kualitas Udara

×

Pemerintah DKI Jakarta Luncurkan Sistem Peringatan Dini untuk Pemantauan Kualitas Udara

Share this article
Pemerintah DKI Jakarta Luncurkan Sistem Peringatan Dini untuk Pemantauan Kualitas Udara
Pemerintah DKI Jakarta Luncurkan Sistem Peringatan Dini untuk Pemantauan Kualitas Udara

Lintas Opini – Berita Terkini, Akurat, Terpercaya – 07 Juli 2026 | Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta telah meluncurkan Sistem Peringatan Dini atau Early Warning System (EWS) melalui aplikasi Udara Jakarta. Melalui aplikasi ini, warga kini tak hanya dapat memantau kondisi kualitas udara secara real-time, tetapi juga melihat prediksi kualitas udara hingga tiga hari ke depan.

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, mengatakan kehadiran aplikasi prediksi kualitas udara ini diharapkan dapat membantu masyarakat mengambil langkah antisipasi sebelum beraktivitas. "Kalau sebelumnya masyarakat hanya dapat melihat kondisi kualitas udara pada hari itu, sekarang sudah disiapkan prediksi hingga tiga hari ke depan. Semoga ini dapat menjadi referensi bagi masyarakat untuk selalu mengetahui kondisi kualitas udara Jakarta dan mengambil langkah antisipasi yang diperlukan," kata Pramono saat agenda Jakarta Eco Future Festival (JEFF).

Aplikasi Udara Jakarta memungkinkan warga memantau kualitas udara secara real-time dan prediksi hingga tiga hari ke depan. Sistem ini mengintegrasikan data dari Dinas Lingkungan Hidup, BMKG, dan Dinas Kesehatan untuk menampilkan prakiraan udara serta rekomendasi aktivitas sesuai kondisi kesehatan masyarakat.

Tersedia fitur self-assessment bagi warga untuk menilai risiko kesehatan akibat polusi udara, membantu mengenali gejala lebih awal dan mengambil langkah antisipasi yang tepat. Dengan demikian, diharapkan warga Jakarta dapat lebih siap menghadapi perubahan kualitas udara dan meningkatkan kesadaran akan pentingnya menjaga lingkungan.

Keberadaan aplikasi ini juga menjadi bagian dari upaya Pemprov DKI Jakarta dalam menghadirkan layanan publik yang semakin dekat dengan kebutuhan masyarakat. Kepala Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta, Dudi Gardesi, mengatakan sistem tersebut turut didukung sejumlah mitra global, untuk memperkuat perlindungan kesehatan masyarakat dari dampak pencemaran udara perkotaan.

Dengan adanya aplikasi Udara Jakarta, masyarakat dapat memantau kondisi kualitas udara Jakarta secara spasial dan real-time, melalui peta interaktif berdasarkan Indeks Standar Pencemar Udara (ISPU), termasuk sebaran stasiun pemantau kualitas udara di masing-masing lokasi.

Hal ini diharapkan dapat membantu masyarakat dalam membuat keputusan yang tepat sebelum melakukan aktivitas di luar ruangan, terutama bagi mereka yang memiliki riwayat penyakit pernapasan atau kondisi kesehatan lainnya yang rentan terhadap polusi udara.

Dalam upaya meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kualitas udara, Pemprov DKI Jakarta berharap aplikasi Udara Jakarta dapat menjadi sarana yang efektif dalam mengedukasi dan memfasilitasi masyarakat untuk hidup sehat dan berkelanjutan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *