Bencana Alam

Topan Chan-hom Menghantam Jepang, Warga Diimbau Waspada

×

Topan Chan-hom Menghantam Jepang, Warga Diimbau Waspada

Share this article
Topan Chan-hom Menghantam Jepang, Warga Diimbau Waspada
Topan Chan-hom Menghantam Jepang, Warga Diimbau Waspada

Lintas Opini – Berita Terkini, Akurat, Terpercaya – 15 Agustus 2026 | Topan Chan-hom telah menghantam wilayah daratan Kanto di Jepang timur, termasuk kawasan Tokyo, pada Selasa malam waktu setempat. Otoritas setempat mengeluarkan peringatan terkait potensi banjir di daerah dataran rendah, kenaikan permukaan air sungai, hingga risiko luapan air.

Menurut Badan Meteorologi Jepang (JMA), topan ini bergerak dalam jalur tidak biasa dari timur ke barat, dipicu oleh dorongan angin di sekitar sistem tekanan udara tinggi yang tertahan di sebelah utara kepulauan Jepang. Topan Chan-hom diperkirakan akan mencapai wilayah Jepang barat dan melemah menjadi depresi tropis pada Rabu siang waktu setempat.

JMA juga memperingatkan bahwa hujan lebat dapat melanda Jepang timur dan timur laut. Dalam periode 24 jam hingga Rabu pagi, kawasan Tohoku diperkirakan akan mengalami curah hujan hingga 180 milimeter, kawasan Kanto-Koshin 150 milimeter, dan Kepulauan Izu di Pasifik 100 milimeter.

Topan ini juga akan membawa angin kencang. Kecepatan angin maksimum diperkirakan mencapai 90 kilometer per jam pada Selasa di Tohoku dan Kanto-Koshin, 64,8 kilometer di Prefektur Niigata, dan 61,2 kilometer di Tokai. Kecepatan embusan angin kencang sesaat diperkirakan antara 108 dan 126 kilometer per jam.

Sementara itu, di Indonesia, angin kencang juga terjadi di Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara, pada Selasa, 11 Agustus 2026. Peristiwa ini merusak puluhan rumah warga. Sebanyak lima unit rumah mengalami rusak berat, 13 unit rusak sedang, dan 24 unit rusak ringan.

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat bahwa peristiwa angin kencang ini terjadi pada pukul 23.00 WIB. BNPB juga memperingatkan masyarakat untuk waspada dan siap menghadapi bencana alam.

Dalam beberapa hari terakhir, cuaca ekstrem juga terjadi di Beijing, China. Hujan deras mengguyur kota tersebut, memaksa otoritas menutup tempat wisata, menghentikan layanan bus dan pekerjaan konstruksi, serta mengevakuasi warga dari daerah berisiko tinggi.

Lebih dari 300 tempat wisata dan lokasi perkemahan ditutup, sementara operasional lebih dari 4.100 penginapan warga di kawasan pedesaan dihentikan. Sekitar 250 rute bus dihentikan, sedangkan kereta di 10 jalur kereta bawah tanah diperintahkan mengurangi kecepatan.

Kesimpulan, topan Chan-hom telah menghantam Jepang dan menyebabkan kerusakan. Sementara itu, cuaca ekstrem juga terjadi di Indonesia dan China. Masyarakat diimbau untuk waspada dan siap menghadapi bencana alam.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *