Lintas Opini – Berita Terkini, Akurat, Terpercaya – 12 Agustus 2026 | Kekeringan yang melanda beberapa wilayah di Indonesia telah memicu krisis air bersih. Pemerintah dan lembaga swadaya masyarakat berupaya untuk membantu masyarakat terdampak dengan menyediakan air bersih melalui truk tangki.
Di Kabupaten Tulungagung, kebakaran kandang ayam telah meminta korban 7.000 ekor ayam dan kerugian material sebesar Rp1 miliar. Dalam upaya memadamkan api, Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kabupaten Tulungagung mengerahkan tiga armada, termasuk satu truk tangki suplai air.
Di Kabupaten Pati, enam desa telah meminta bantuan air bersih kepada Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pati. BPBD telah menyiapkan armada truk tangki untuk memenuhi kebutuhan warga terdampak kekeringan.
Di luar negeri, Perancis juga mengalami kekeringan parah yang memaksa pemerintah untuk membatasi penggunaan air di 70 persen wilayahnya. Sementara itu, Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) RI telah mendistribusikan 1,5 juta liter air bersih ke berbagai pelosok Indonesia.
Pemerintah Kabupaten Maros juga mengerahkan armada tangki air untuk memenuhi kebutuhan warga terdampak kekeringan ekstrem. Bupati Maros, Chaidir Syam, melepas armada truk tangki pengangkut air di lapangan Palantikang, Kecamatan Turikale, Kabupaten Maros.
Kekeringan yang melanda Indonesia telah memicu krisis air bersih yang memerlukan perhatian serius dari pemerintah dan masyarakat. Truk tangki telah menjadi solusi sementara untuk memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat terdampak.
Dalam upaya mengatasi krisis air bersih, perlu dilakukan penanganan yang lebih serius dan terstruktur. Pemerintah dan lembaga swadaya masyarakat perlu bekerja sama untuk menyediakan air bersih yang cukup dan memadai untuk masyarakat terdampak.











