Bencana Alam

Kebakaran Pulomas: Duka dan Upaya Penanganan

×

Kebakaran Pulomas: Duka dan Upaya Penanganan

Share this article
Kebakaran Pulomas: Duka dan Upaya Penanganan
Kebakaran Pulomas: Duka dan Upaya Penanganan

Lintas Opini – Berita Terkini, Akurat, Terpercaya – 03 Agustus 2026 | Kebakaran di daerah Pulomas, Jakarta Timur, telah menimbulkan duka mendalam bagi masyarakat sekitar. Petugas Damkar DKI Jakarta, Andriyono, meninggal dunia saat menangani kebakaran tumpukan sampah di Jalan Penggilingan Baru, Kelurahan Dukuh, Kecamatan Kramat Jati, Jakarta Timur, Sabtu (1/8/2026). Andriyono, yang merupakan Kepala Regu Kelompok Cepu Sektor Cipayung, mengeluhkan nyeri dada saat mencari sumber air dan menyambungkan selang. Setelah menerima pertolongan pertama, Andriyono dilarikan ke Rumah Sakit Harapan Bunda, namun nyawanya tidak dapat diselamatkan.

Dinas Gulkarmat DKI Jakarta mengerahkan 10 unit mobil pemadam dan 50 personel untuk menangani kebakaran tersebut. Operasi pemadaman dimulai pukul 07.11 WIB, dan petugas masih terus melakukan proses pendinginan untuk memastikan bara api yang masih berada di bawah tumpukan sampah tidak kembali menyala. Dinas Lingkungan Hidup (DLH) DKI Jakarta juga mulai melakukan pengangkutan sampah secara bertahap di area yang telah dinyatakan aman dari potensi kebakaran.

Sementara itu, Pemerintah Kota Tangerang mengapresiasi inovasi para pegiat di Kampung Wisata Keramba 22 Gebang Raya karena hasil panen berkontribusi besar dalam mendukung program ekonomi dan ketahanan pangan bagi masyarakat sekitar. Wakil Wali Kota Tangerang, Maryono Hasan, mengatakan bahwa inovasi ini menjadi contoh bahwa pembangunan tidak selalu harus dimulai dari hal besar, dan dengan kreativitas, kepedulian, dan gotong royong, lingkungan sekitar dapat dikembangkan menjadi sumber manfaat bagi masyarakat.

Di sisi lain, kebakaran di kawasan Pulomas, Pulogadung, Jakarta Timur, telah menewaskan dua anak. Nycta Gina, yang tinggal di gang yang sama dengan lokasi kebakaran, mengunggah Instagram Story yang mengungkapkan bahwa kebakaran tersebut terjadi di dekat rumahnya. Ia menyampaikan rasa syukur karena rumah dan keluarganya tidak terdampak musibah tersebut. Suku Dinas Sosial Jakarta Timur juga memberikan bantuan bagi penyintas kebakaran di Jalan Pulomas Utara II B RT 08/14 Kelurahan Kayu Putih, Pulogadung.

Kesimpulan dari kejadian ini adalah bahwa kebakaran dapat terjadi kapan saja dan di mana saja, dan pentingnya untuk selalu waspada dan siap dalam menghadapi situasi darurat. Upaya penanganan kebakaran oleh petugas Damkar dan bantuan dari pemerintah dan masyarakat sangat penting dalam mengurangi dampak kebakaran dan membantu korban. Dengan kerja sama dan kesadaran masyarakat, kita dapat mengurangi risiko kebakaran dan menciptakan lingkungan yang lebih aman dan nyaman.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *