Lintas Opini – Berita Terkini, Akurat, Terpercaya – 29 Mei 2026 | Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi musim kemarau pada 2026 di Indonesia berpotensi lebih panjang dan kering, akibat pengaruh fenomena El Nino. Menurut Pakar Iklim, Dr. Indra Gustari, kondisi ENSO (El Niño-Southern Oscillation) saat ini masih berada pada fase netral, dan diprediksi akan bertahan hingga pertengahan tahun.
Akan tetapi, pada paruh kedua 2026 terdapat potensi transisi El Nino mengarah ke intensitas lemah hingga moderat. Dengan peluang yang tinggi di angka 50 persen sampai 80 persen untuk semester dua 2026, seperti yang dijelaskan oleh Indra.
Selain itu, Deputi Bidang Klimatologi BMKG, Ardhesena Sopaheluwakan, menjelaskan kecenderungan terjadinya El Nino tahun ini cukup signifikan, dan perlu diantisipasi sejak dini. BMKG sudah memprediksi akan terjadi El Nino di kemarau tahun ini, dan kecenderungan untuk terjadinya El Nino tahun ini cukup signifikan.
El Nino sebenarnya memiliki tipe dan tingkat intensitas berbeda, yang dapat memengaruhi musim kemarau di Indonesia. El Nino umumnya dibagi menjadi dua tipe utama, yakni El Nino konvensional atau East Pacific El Nino dan El Nino Modoki atau Central Pacific El Nino. El Nino konvensional ditandai dengan pemanasan suhu permukaan laut di Samudra Pasifik bagian timur.
Sementara, El Nino Modoki terjadi ketika pemanasan suhu muka laut terpusat di Samudra Pasifik bagian tengah. Dampak El Nino konvensional cenderung lebih kuat, dapat menurunkan curah hujan hingga 40 persen, sementara peluang Super El Nino 2026 diperkirakan kecil di bawah 20 persen.
Kondisi ini perlu diantisipasi oleh masyarakat dan pemerintah, untuk menghadapi kemarau yang berpotensi lebih panjang dan kering. Dengan memahami fenomena El Nino dan dampaknya, kita dapat lebih siap menghadapi tantangan yang akan datang.
Dalam menghadapi fenomena El Nino, kita perlu meningkatkan kewaspadaan dan kesadaran akan dampaknya. Dengan demikian, kita dapat mengurangi risiko dan dampak negatif dari El Nino, serta meningkatkan kemampuan kita untuk menghadapi tantangan yang akan datang.











