Lintas Opini – Berita Terkini, Akurat, Terpercaya – 07 Agustus 2026 | Gempa bumi dengan magnitudo 3,4 mengguncang wilayah barat daya Kota Bogor, Jawa Barat, pada Jumat (7/8/2026) dini hari. Menurut Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), episenter gempa berada pada koordinat 6,71 Lintang Selatan dan 106,70 Bujur Timur, dengan pusat gempa terletak di darat sekitar 17 kilometer barat daya Kota Bogor dengan kedalaman 10 kilometer.
Guncangan gempa dirasakan dengan intensitas III MMI di beberapa kecamatan, termasuk Pamijahan, Leuwiliang, Ciomas, Cigombong, dan Cijeruk. Sementara di wilayah Cicurug, getaran tercatat pada skala II-III MMI. Pada intensitas III MMI, getaran dapat dirasakan nyata di dalam rumah dan terasa seakan-akan ada kendaraan berat melintas.
BMKG mengoperasikan jaringan seismograf luas dan sistem peringatan dini gempa serta tsunami untuk memberi informasi cepat dan akurat kepada publik. Dalam sistem InaTEWS, informasi gempa dan potensi tsunami dapat terbit hanya dalam beberapa menit setelah gempa terjadi, dengan parameter seperti magnitudo, lokasi, dan waktu kejadian.
Untuk mendapatkan informasi terkini tentang gempa bumi, masyarakat dapat mengunduh aplikasi Info BMKG dan mengaktifkan notifikasi gempa di ponsel. Dengan demikian, masyarakat dapat mendapat peringatan dini ketika kejadian gempa terjadi.
Langkah keselamatan yang disarankan jika terjadi gempa antara lain berlindung di bawah meja atau tempat yang aman, menjauhi benda-benda yang dapat jatuh, dan mengikuti instruksi dari petugas darurat. Masyarakat juga dihimbau untuk tetap tenang dan tidak panik jika terjadi gempa.
Selain itu, gempa bumi juga terjadi di Kabupaten Bandung, Jawa Barat, dengan magnitudo 2,5. Pusat gempa berada di 82 km Barat Daya Kabupaten Bandung dengan kedalaman 31 km. Gempa ini tidak menyebabkan kerusakan atau korban.
Dalam beberapa hari terakhir, Jawa Barat juga dilanda gempa bumi dengan magnitudo yang berbeda-beda. Masyarakat dihimbau untuk selalu waspada dan siap menghadapi bencana alam.



