Lintas Opini – Berita Terkini, Akurat, Terpercaya – 06 Mei 2026 | Teja Paku Alam, kiper andalan Persib Bandung, resmi menjadi pemain ke‑16 yang menembus “Club 100” sejak era Liga Super Indonesia. Pencapaian 100 penampilan di kasta tertinggi sepak bola tanah air dirayakan pada laga melawan PSIM Yogyakarta di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Senin 4 Mei 2026.
Manajer Persib, Umuh Muchtar, menyerahkan jersey bernomor 100 sebagai simbol apresiasi atas konsistensi Teja. “Alhamdulillah bisa masuk daftar pemain dengan 100 penampilan bersama Persib. Ini menjadi motivasi saya untuk terus berjuang, baik di latihan maupun pertandingan,” ujar Teja usai menerima jersey.
Dengan selisih 27 pertandingan dari rekor senior I Made Wirawan, Teja masih memiliki peluang untuk menyamai bahkan melampaui catatan tersebut. Ia menegaskan fokus utama kini pada target tim: meraih three‑peat juara Liga 1 Indonesia. “Yang terpenting sekarang fokus ke target terdekat tim, yaitu meraih threepeat juara musim ini,” tegasnya.
Sejak bergabung pada awal musim Liga 1 2020, Teja menjadi pilar penting dalam menjaga kestabilan lini belakang Persib. Perannya tak hanya soal penyelamatan, tetapi juga memimpin koordinasi pertahanan, yang terbukti dari catatan kebersihan gawang Persib di beberapa pekan penting.
- 100 penampilan resmi di level Liga 1
- Jersey nomor 100 sebagai penghargaan
- Target hat‑trick gelar juara musim 2025‑2026
- Potensi masuk skuad Timnas Piala AFF 2026
Sementara itu, dalam konteks Timnas Indonesia, Teja belum termasuk dalam daftar 23 pemain TC (pemusatan latihan) menjelang Piala AFF 2026. Namun, pengamat sepak bola Bung Ropan menegaskan bahwa daftar tersebut belum final dan pemain domestik seperti Teja tetap memiliki peluang masuk. “Akan ada perubahan nantinya. Bisa saja Teguh dan Teja Paku Alam mungkin masuk di Piala AFF. Karena Piala AFF kan hanya dikhususkan bagi pemain‑pemain yang tidak berlaga di Eropa,” ujarnya melalui kanal YouTube.
Kesempatan itu semakin terbuka karena Piala AFF tidak masuk dalam kalender FIFA, sehingga pelatih John Herdman harus mengandalkan talenta lokal. Jika Teja terpilih, ia akan menambah pengalaman internasional sekaligus mengokohkan posisinya sebagai kiper terdepan di kompetisi domestik.
Jadwal penting berikutnya bagi Persib adalah El Clasico melawan Persija Jakarta di Stadion Utama Gelora Bung Karno pada 10 Mei 2026. Pertandingan ini tidak hanya menjadi penentu klasemen, tetapi juga peluang bagi Teja menambah penampilan penting di panggung nasional. Pelatih Bojan Hodak menyambut positif, “Saya rasa semua pemain selalu senang jika bermain di stadion yang top. Ini (SUGBK) adalah stadion yang top dan saya harap ini akan penuh,” ujar dia.
Kapten Marc Klok menambahkan, “Kami ingin meraih hasil sempurna di tiga laga tersisa untuk hat‑trick gelar. Stadion luar biasa, fasilitas baik, semoga atmosfernya hebat,” menegaskan ambisi tim menjelang laga penentu juara.
Jika Persib berhasil mengamankan tiga gelar sekaligus, pencapaian itu akan menambah nilai historis pada karier Teja, yang kini berada di puncak performa. Sementara peluang masuk Timnas tetap terbuka, konsistensi di level klub menjadi faktor utama bagi pemanggilan ke skuad nasional.
Dengan 100 penampilan, target hat‑trick juara, dan kemungkinan bergabung dengan Timnas Piala AFF 2026, Teja Paku Alam berada di persimpangan penting kariernya. Penampilannya di SUGBK akan menjadi salah satu babak penentu, baik bagi persaingan domestik maupun ambisinya di panggung internasional.











