Lintas Opini – Berita Terkini, Akurat, Terpercaya – 04 Juli 2026 | Pertandingan antara Argentina dan Tanjung Verde di Piala Dunia 2026 menjadi salah satu pertandingan paling dramatis yang dijalani juara bertahan. Meskipun Tanjung Verde akhirnya tersingkir, mereka memberikan perlawanan sengit hingga pertandingan berlanjut ke babak tambahan waktu.
Argentina memang berhasil melaju ke babak 16 besar, tetapi kemenangan 3-2 atas Tanjung Verde diraih dengan perjuangan yang jauh lebih berat dari perkiraan. Pelatih Lionel Scaloni mengaku hanya berharap pertandingan segera berakhir karena tekanan yang terus diberikan lawannya.
Tanjung Verde tampil tanpa rasa gentar menghadapi salah satu favorit juara. Setiap kali Argentina berhasil unggul, tim asal Afrika itu mampu memberikan respons dengan gol balasan hingga memaksa pertandingan berlanjut ke babak tambahan. Lionel Messi membuka keunggulan Albiceleste pada menit ke-29, namun keunggulan itu hanya bertahan hingga menit ke-59 setelah Deroy Duarte mencetak gol penyama kedudukan.
Pada babak tambahan, Lisandro Martinez kembali membawa Argentina unggul melalui gol pada menit ke-92. Akan tetapi, Tanjung Verde sekali lagi menunjukkan daya juangnya lewat gol spektakuler Sidny Lopes Cabral pada menit ke-103 yang membuat skor kembali imbang. Argentina baru bisa memastikan kemenangan pada menit ke-111. Berawal dari sepak pojok Lionel Messi, bola mengenai Diney Borges sebelum masuk ke gawang sendiri.
Kiper Tanjung Verde, Vozinha, tampil luar biasa dengan menepis tujuh tembakan Argentina lainnya. Lionel Messi memang bikin satu gol, tapi Messi punya tiga peluang lain lewat dua free kick dan satu tembakan jarak dekat yang semuanya dipatahkan Vozinha!
Ekonomi Tanjung Verde memiliki prospek signifikan ditopang oleh aktivitas pariwisata. Pertumbuhan ekonomi Tanjung Verde sempat naik hingga 7,2% pada tahun 2024. Aktivitas ekonomi negara tersebut ditopang oleh sektor pariwisata dengan kedatangan wisatawan mencapai sekitar 1,18 juta, tumbuh 16,5% year-on-year (yoy) pada tahun 2024.
Selain itu, ekspor jasa juga menjadi salah satu sektor dengan kontribusi besar yakni tumbuh 16,2% yoy. Selanjutnya pertumbuhan ekonomi Tanjung Verde ditopang konsumsi swasta, yang tumbuh 7,3% yoy. Tanjung Verde juga berhasil mengurangi kemiskinan menjadi 14,4% pada tahun 2024 dengan mendorong pertumbuhan di sektor jasa, pemulihan pertanian, dan menekan inflasi pada level rendah.
Inflasi Tanjung Verde melambat secara signifikan pada tahun 2024, dengan harga energi dan pangan yang lebih rendah menurunkan inflasi rata-rata menjadi 1% dari 3,7% pada tahun 2023. Kemudian defisit fiskal melebar menjadi 1,1% dari PDB pada tahun 2024 didorong oleh investasi publik yang tinggi, pengeluaran terkait pemilihan lokal, dan perluasan program sosial.
Pendapatan Tanjung Verde juga stabil di 24,7% dari PDB, didukung oleh pendapatan pajak yang lebih kuat dari perkiraan. Hal ini juga berhasil menurunkan utang pemerintah pusat sebesar 6,0 poin persentase menjadi 110,2% dari PDB. Bahkan, Berdasarkan klasifikasi World Bank untuk periode 1 Juli 2025 hingga Juni 2026, Tanjung Verde masuk dalam kelompok negara berpendapatan menengah ke atas.
Meski demikian, PBB merevisi jumlah penduduk negara tersebut turun 12,8% dibandingkan 2023. Penurunan jumlah penduduk ini membuat pendapatan per kapita Tanjung Verde terlihat meningkat hingga 16,8%.
Kesimpulan, pertandingan antara Argentina dan Tanjung Verde di Piala Dunia 2026 menjadi salah satu pertandingan paling dramatis yang dijalani juara bertahan. Tanjung Verde memberikan perlawanan sengit hingga pertandingan berlanjut ke babak tambahan waktu. Ekonomi Tanjung Verde memiliki prospek signifikan ditopang oleh aktivitas pariwisata dan ekspor jasa.











