OLAHRAGA

Sassuolo Menang 2-1 atas Como, Jay Idzes Bersinar di Laga Bergengsi Serie A

×

Sassuolo Menang 2-1 atas Como, Jay Idzes Bersinar di Laga Bergengsi Serie A

Share this article
Sassuolo Menang 2-1 atas Como, Jay Idzes Bersinar di Laga Bergengsi Serie A
Sassuolo Menang 2-1 atas Como, Jay Idzes Bersinar di Laga Bergengsi Serie A

Lintas Opini – Berita Terkini, Akurat, Terpercaya – 18 April 2026 | Sassuolo mengukir kemenangan penting 2-1 melawan Como 1907 pada pertandingan lanjutan Serie A musim 2025/26, yang digelar di Mapei Stadium pada Sabtu dini hari WIB, 18 April 2026. Kedua gol bagi tim tuan rumah dicetak oleh Cristian Volpato pada menit ke-42 dan M’Bala Nzola pada menit ke-44, sementara Nico Paz menyamakan kedudukan untuk Como lewat sundulan di menit tambahan pertama babak pertama.

Penampilan Jay Idzes, bek tengah yang juga menjadi kapten Timnas Indonesia, menjadi sorotan utama. Idzes tampil penuh, menampilkan lima sapuan, dua blok tembakan, dan memenangkan empat dari lima duel udara. Kinerjanya membantu lini belakang Sassuolo tetap solid meski Como mendominasi penguasaan bola sejak peluit awal.

Sejak menit pertama, Como berusaha menekan dengan serangan cepat yang dipimpin oleh Nico Paz, alumnus akademi Real Madrid. Kesempatan pertama datang ketika Paz menanduk umpan Maxence Caqueret, namun bola melenceng. Beberapa menit kemudian, serangan sudut memberikan tekanan tambahan pada pertahanan Sassuolo, namun Idzes dan rekan setimnya berhasil menghalau ancaman tersebut.

Pada menit ke-42, Sassuolo memanfaatkan serangan balik cepat. Volpato menerima umpan panjang di sisi kanan, berlari ke dalam kotak penalti, dan melepaskan tembakan lob yang melesat melewati jangkauan kiper Como, Jean Butez. Gol pembuka ini memicu kegembiraan di tribun Mapei Stadium. Hanya dua menit kemudian, M’Bala Nzola memperluas keunggulan dengan penyelesaian tepat setelah serangan balik terorganisir, menjadikan skor 2-0.

Como tidak tinggal diam. Pada menit ke-45+2, Nico Paz berhasil menyeimbakan kedudukan melalui sundulan dari set‑piece, menutup babak pertama dengan hasil 2-1. Gol tersebut memberi harapan bagi tamu, namun Sassuolo menahan tekanan di babak kedua dengan taktik bertahan disiplin yang dipimpin oleh Idzes.

Pelatih Sassuolo, Fabio Grosso, memuji mentalitas timnya dalam konferensi pers pasca pertandingan. “Mereka menampilkan permainan yang luar biasa. Kami memilih momen yang tepat dalam pertandingan untuk melakukan hal yang benar,” ujar Grosso. Ia menambahkan bahwa tim harus segera pulih dan mengisi ulang energi menjelang pertemuan berikutnya melawan Fiorentina.

Kemenangan ini mengangkat Sassuolo ke peringkat sembilan klasemen sementara dengan 45 poin, menutup jarak dengan zona Liga Champions. Sementara itu, Como tetap berada di peringkat kelima dengan 58 poin, terpaut dua poin dari Juventus. Kedua tim kini menatap pertandingan berikutnya; Sassuolo akan melanjutkan tandang ke Fiorentina, sedangkan Como akan menghadapi Genoa.

Statistik pertandingan menunjukkan bahwa meski Sassuolo menguasai peluang lebih sedikit, efektivitas serangan balik menjadi kunci utama. Tim tuan rumah mencatat 8 tembakan ke arah gawang, 4 di antaranya tepat sasaran, sementara Como mencatat 12 tembakan dengan hanya satu gol. Kartu kuning terbagi merata antara kedua sisi, dan tidak ada kartu merah yang dikeluarkan.

Secara taktik, Sassuolo menurunkan formasi 4-3-3 dengan Stefano Turati sebagai kiper, barisan pertahanan terdiri dari Sebastian Walukiewicz, Jay Idzes, Tarik Muharemovic, dan Woyo Coulibaly. Lini tengah diisi Ismael Kone, Nemanja Matic, dan Kristian Thorstvedt, sedangkan lini serang diatur oleh Volpato, Nzola, dan Armand Lauriente. Como menurunkan formasi 4-2-3-1 dengan Jean Butez di gawang, dipadukan dengan barisan bek Alberto Moreno, Marx Kempf, Jacobo Ramon, dan Ivan Smolcic. Dua gelandang bertahan, Lucas Da Cunha dan Maxence Caqueret, mendukung tiga gelandang serang Martin Baturina, Nico Paz, dan Assane Diao, dengan penyerang utama Alvaro Morata.

Kesimpulannya, kemenangan 2-1 atas Como menegaskan kembali kemampuan Sassuolo dalam memanfaatkan peluang terbatas dan menyoroti peran krusial Jay Idzes sebagai pemimpin pertahanan. Kinerja tim yang disiplin dan serangan balik yang tajam memberikan harapan bagi Sassuolo untuk terus bersaing di papan tengah Serie A dan mungkin mengintai peluang masuk zona Liga Champions pada sisa musim.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *