Lintas Opini – Berita Terkini, Akurat, Terpercaya – 05 Mei 2026 | Real Oviedo kembali menjadi sorotan negatif di babak pertama La Liga 2024/2025 setelah mengalami kekalahan telak melawan Real Betis. Dalam pertandingan yang berlangsung di Estadio Benito Villamarín, tim Asturias itu menelan tiga gol tanpa dapat menahan serangan lawan, menambah catatan buruk mereka di papan klasemen.
Penjaga gawang utama, Aarón Escandell, menjadi figur sentral dalam kebobolan tersebut. Escandell gagal menahan tiga tembakan tajam yang mematikan, membuatnya tercatat sebagai kiper yang kebobolan tiga gol dalam satu laga. Meskipun ia sempat melakukan beberapa penyelamatan penting, kesalahan posisi dan refleks yang lambat menjadi faktor utama yang memicu kebobolan beruntun.
Di sisi lain, gelandang sayap Javi López mencatatkan statistik pribadi yang mencolok, yakni melakukan jumlah umpan silang terbanyak dalam satu pertandingan bagi Real Oviedo musim ini. López berhasil menyalurkan total delapan crossing, namun sayangnya sebagian besar tidak menghasilkan peluang nyata karena lini pertahanan lawan yang lebih cepat dan ketidakefisienan rekan satu tim dalam mengeksekusi bola mati.
Kombinasi antara pertahanan yang rapuh dan serangan yang kurang tajam membuat Real Oviedo kesulitan menahan tekanan. Statistik tim menunjukkan rata-rata penguasaan bola hanya 42 persen, sementara jumlah tembakan ke gawang lawan hanya dua kali, jauh di bawah rata-rata tim yang berada di zona aman.
Selain pertemuan melawan Betis, Real Oviedo juga mengalami kekalahan lain yang menambah beban mental pemain. Pada pekan sebelumnya, mereka harus menelan tiga gol dari Real Madrid yang dipimpin Vinícius Júnior, yang mencetak dua gol penting dalam kemenangan 2-0 melawan Espanyol. Kekalahan tersebut menegaskan pola defensif yang belum menemukan solusi.
Pelatih Real Oviedo, yang enggan disebutkan namanya dalam laporan ini, mengakui bahwa tim membutuhkan perbaikan signifikan di lini belakang. Ia menekankan pentingnya koordinasi antara bek dan gelandang defensif, serta meninjau kembali taktik pressing agar tidak memberi ruang mudah bagi penyerang lawan.
Para pengamat sepakbola menilai bahwa masalah utama terletak pada kurangnya konsistensi mental dan kebugaran pemain inti. Sementara pemain seperti Escandell dan López menunjukkan potensi individu, kekurangan kerja tim menjadi penghalang utama untuk meraih poin penting.
Berikut rangkuman statistik penting Real Oviedo dalam lima pertandingan terakhir:
- Kebobolan: 12 gol
- Gol tercipta: 4 gol
- Rata-rata penguasaan bola: 44%
- Crossing terbanyak: Javi López (8 kali)
- Kiper dengan kebobolan terbanyak: Aarón Escandell (3 gol dalam satu laga)
Jika Real Oviedo tidak mampu memperbaiki pertahanan dan meningkatkan efektivitas serangan, risiko terdesak ke zona degradasi semakin tinggi. Penggemar setia menantikan perubahan taktik yang lebih agresif serta pemulihan kepercayaan diri pemain di lapangan.
Secara keseluruhan, minggu ini menandai titik balik penting bagi Real Oviedo. Tekanan dari papan klasemen, performa defensif yang lemah, serta kurangnya produktivitas serangan menuntut langkah cepat dari manajemen klub untuk menghindari skenario terburuk di akhir musim.











