Lintas Opini – Berita Terkini, Akurat, Terpercaya – 19 April 2026 | Jalan menuju Piala Dunia 2026 semakin menegang setelah muncul wacana Iran dapat mundur dari turnamen besar tersebut. Keputusan FIFA untuk menolak permintaan pemindahan venue Iran ke Meksiko menambah ketidakpastian, sekaligus membuka peluang bagi tim dari zona Asia lainnya. Pengamat sepak bola nasional Ronny Pangemanan, yang dikenal dengan sebutan Bung Ropan, menegaskan bahwa Timnas Indonesia harus bersiap jika skenario playoff muncul.
Menurut Pangemanan, Iran berada dalam zona grup yang dijadwalkan di California dan Seattle. Konflik geopolitik antara Amerika Serikat dan Iran membuat federasi sepak bola Iran menuntut pemindahan pertandingan ke Meksiko. FIFA menolak permintaan tersebut karena jadwal dan undian grup sudah final. Dengan demikian, Iran dapat memilih mundur, dan FIFA diperkirakan akan menyusun mekanisme playoff untuk mengisi slot yang kosong.
Ronny Pangemanan menyebut tiga negara Asia yang layak mengisi posisi tersebut, yaitu Uni Emirat Arab, Oman, dan Indonesia. Uni Emirat Arab telah menembus putaran kelima kualifikasi Asia sebelum kalah melawan Irak, sementara Oman serta Indonesia berhasil mencapai putaran keempat. “Kalau ada dua jatah dari Asia, kemungkinan besar akan diisi oleh Uni Emirat Arab dan satu di antara Oman atau Indonesia,” ungkapnya dalam sebuah video di kanal YouTube pribadi.
PSSI belum memberikan pernyataan resmi mengenai potensi masuk playoff. Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, dikabarkan menunggu keputusan final dari FIFA. “Kami tetap menunggu konfirmasi resmi, namun tim sudah dipersiapkan secara intensif,” kata seorang juru bicara PSSI kepada media. Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, juga menegaskan pentingnya kesiapan mental dan taktis menjelang kemungkinan pertandingan tambahan.
Jika playoff terwujud, format yang dibicarakan meliputi pertemuan antara tim Asia yang lolos dan tim Eropa yang gagal. “FIFA dapat mengadakan dua jalur playoff, satu untuk Asia dan satu untuk Eropa, kemudian pemenang masing‑masing bertemu untuk menentukan tim yang melaju ke Piala Dunia,” jelas Pangemanan. Ia menambahkan bahwa proses ini harus selesai pada akhir April atau awal Mei agar tidak mengganggu jadwal kompetisi domestik.
- Uni Emirat Arab – sudah terbukti kuat di putaran kelima.
- Oman – konsisten mencapai putaran keempat.
- Indonesia – menembus putaran keempat, siap melangkah lebih jauh.
Faktor penting lain yang disorot adalah kesiapan logistik dan keamanan. Iran menolak bermain di Amerika Serikat karena pertimbangan keamanan, namun FIFA menegaskan bahwa semua pertandingan tetap akan dilaksanakan sesuai jadwal. Hal ini menambah tekanan pada federasi yang harus menyiapkan tim dengan cepat bila playoff menjadi kenyataan.
Dalam perspektif jangka panjang, peluang masuk Piala Dunia 2026 dapat menjadi dorongan besar bagi pengembangan sepak bola Indonesia. Kualifikasi tambahan melalui playoff akan memberikan pengalaman internasional yang berharga bagi para pemain muda serta meningkatkan eksposur sponsor. Namun, semua itu tetap bergantung pada keputusan FIFA dan sikap Iran.
Kesimpulannya, meski belum ada kepastian resmi, PSSI dan seluruh ekosistem sepak bola Indonesia terus memantau perkembangan. Jika Iran memang mundur, peluang Indonesia untuk melaju ke panggung dunia melalui playoff tidak dapat diabaikan. Semua mata kini tertuju pada FIFA dan keputusan yang akan segera dikeluarkan.









