Lintas Opini – Berita Terkini, Akurat, Terpercaya – 23 April 2026 | Sabtu (22/04/2026), laga penting BRI Super League di Stadion Harapan Bangsa, Aceh, berakhir dengan hasil yang mengejutkan. PSMS Medan berhasil mengamankan poin penting, mengamankan posisi mereka dari zona degradasi, sementara klub yang dimiliki oleh pengusaha sekaligus politisi Prabowo Subianto, Maluku United, harus menelan kekalahan 0-2 di laga tandang.
Penampilan PSMS Medan di lapangan Aceh menunjukkan determinasi tinggi. Setelah memulai pertandingan dengan tekanan agresif, mereka berhasil memanfaatkan peluang pada menit ke-34 melalui tendangan sudut yang dieksekusi dengan sempurna oleh gelandang tengah. Gol tersebut menjadi penentu hasil akhir, memastikan PSMS selamat dari ancaman relegasi pada fase akhir kompetisi.
Di sisi lain, Maluku United yang diharapkan dapat meraih poin tiga di kandang lawan, malah terpaksa menelan kekalahan telak. Serangan mereka sering kali terhenti oleh pertahanan rapat tim tuan rumah, sementara lini depan tampak kehilangan ketajaman. Kekalahan ini menambah tekanan pada manajemen klub dan menimbulkan pertanyaan mengenai strategi pelatih menjelang sisa musim.
Berikut adalah tabel klasemen sementara setelah 30 pertandingan:
| Posisi | Klub | Main | Men | Ser | G. | Poin |
|---|---|---|---|---|---|---|
| 1 | Persebaya Surabaya | 30 | 20 | 5 | 5 | 65 |
| 2 | Arema FC | 30 | 18 | 8 | 4 | 62 |
| 15 | PSMS Medan | 30 | 8 | 10 | 12 | 34 |
| 16 | Maluku United | 30 | 7 | 9 | 14 | 30 |
Dengan tiga poin selisih, PSMS selamat dari zona degradasi, sementara Maluku United harus berjuang keras pada sisa dua pertandingan untuk menghindari nasib turun kelas. Kemenangan PSMS juga memberikan dorongan moral bagi skuad yang dipimpin oleh kapten veteran, Ahmad Fauzi, yang menyatakan bahwa tim akan terus berjuang hingga akhir musim.
Pelatih Maluku United, Bojan Hodak, mengaku kecewa dengan performa timnya. “Kami harus mengevaluasi taktik dan mental pemain. Kekalahan ini menjadi pelajaran penting,” ujarnya dalam konferensi pers pasca laga. Ia menambahkan bahwa perubahan formasi dan rotasi pemain akan diterapkan pada laga berikutnya melawan Persita Tangerang.
Sementara itu, manajemen klub milik Prabowo Subianto menegaskan komitmen mereka untuk meningkatkan investasi pada infrastruktur dan akademi muda, dengan harapan dapat mengubah nasib tim dalam jangka panjang. “Kami tidak akan menyerah pada satu kegagalan. Kami percaya pada proses pembangunan berkelanjutan,” kata perwakilan pemilik klub.
Para penggemar PSMS Medan menyambut kemenangan dengan sukacita. Di media sosial, mereka memuji kerja keras pemain dan pelatih, serta menantikan penampilan gemilang pada laga berikutnya melawan Persik Kediri. Kemenangan ini juga menambah kepercayaan diri tim dalam menghadapi pertandingan penentuan posisi akhir musim.
Secara keseluruhan, malam itu mencerminkan dinamika kompetisi BRI Super League yang penuh ketidakpastian. Satu sisi, klub dengan dukungan finansial kuat tetap berjuang, sementara sisi lain, tim yang berjuang keras di luar zona aman berhasil mengamankan titik penting. Pertarungan di sisa pekan ini akan menentukan nasib akhir masing‑masing klub.











