Lintas Opini – Berita Terkini, Akurat, Terpercaya – 16 Juni 2026 | Piala Dunia 2026 telah memasuki babak awal yang penuh gejolak. Salah satu kejadian yang menarik perhatian adalah pemecatan manajer Tunisia, Sabri Lamouchi, setelah kekalahan telak 5-1 melawan Swedia. Ini merupakan salah satu pemecatan manajer tercepat dalam sejarah Piala Dunia.
Keputusan ini diambil setelah pertemuan darurat di kalangan pejabat tim nasional Tunisia, yang dilaporkan dipicu oleh insiden fisik antar pemain dan staf setelah pertandingan. Lamouchi, yang baru saja menjabat sebagai manajer sejak Januari, hanya berhasil meraih satu kemenangan dari lima pertandingan yang digelar.
Sementara itu, kontroversi lain muncul seputar istirahat hidrasi yang diwajibkan dalam setiap babak pertandingan. Virgil van Dijk, bek belakang tim nasional Belanda, menyatakan bahwa istirahat hidrasi tersebut tidak selalu diperlukan dan dapat membuat pertandingan menjadi kurang menarik bagi pemirsa di rumah. Ia khawatir bahwa hal ini dapat mempengaruhi kualitas pertandingan dan membuatnya kurang menyenangkan bagi pemain dan penonton.
Istirahat hidrasi ini memang telah menjadi topik perdebatan sejak diperkenalkan sebelum turnamen. Setiap babak pertandingan memiliki jeda wajib selama tiga menit untuk istirahat hidrasi, yang sebelumnya hanya diterapkan dalam pertandingan dengan suhu tinggi. Namun, dengan kemampuan penyiar untuk memasukkan iklan selama jeda ini, banyak yang mempertanyakan apakah format pertandingan masih terdiri dari dua babak atau telah bergeser ke format empat kuarter seperti yang digunakan dalam kompetisi lain.
Van Dijk sendiri baru saja bermain imbang 2-2 melawan Jepang dalam pertandingan pembukaan, di mana istirahat hidrasi diberlakukan pada kedua babak, meskipun pertandingan dilangsungkan di stadion dengan atap tertutup dan suhu terkendali.
Takumi Minamino, gelandang serang Jepang, tidak dapat berpartisipasi dalam Piala Dunia 2026 karena cedera ligamen cruciate anterior (ACL) yang dideritanya pada Desember tahun lalu. Ia merupakan salah satu pemain kunci Jepang dan kehilangannya pasti akan terasa dalam skuad Samurai Biru.
Di luar kontroversi dan cedera, fans Jepang telah mendapatkan pujian global setelah membersihkan stadion setelah pertandingan melawan Belanda. Tindakan ini menunjukkan semangat sportif dan rasa tanggung jawab yang luar biasa dari para pendukung.
Dengan berbagai kejadian yang terjadi, Piala Dunia 2026 terus mempertahankan dinamika yang menarik dan penuh kejutan. Dari pemecatan manajer hingga kontroversi seputar istirahat hidrasi, setiap pertandingan membawa cerita baru yang menarik perhatian dunia.











