Lintas Opini – Berita Terkini, Akurat, Terpercaya – 03 Mei 2026 | Bek asal Brasil, Paulo Ricardo, kini menjadi pilihan utama di lini belakang Persija Jakarta pada sisa empat laga BRI Super League 2025/2026. Setelah bergabung pada bursa transfer paruh musim, ia sempat berjuang keras untuk menembus skuad utama. Namun, performa konsisten dalam lima pertandingan terakhir menjadikannya sosok tak tergantikan di belakang Macan Kemayoran.
Dalam lima laga terakhir, Paulo Ricardo tampil sebagai starter melawan Bhayangkara Presisi Lampung FC (2-3), Persebaya Surabaya (3-0), PSBS Biak (1-0), PSIM Yogyakarta (1-1), dan Persis Solo (4-0). Ia mencatat satu gol penting pada laga melawan Persis Solo, sekaligus membantu tim mencatat tiga clean sheet. Statistik defensifnya menunjukkan hanya satu gol yang masuk saat tim bermain dengan jumlah pemain lebih sedikit melawan Bhayangkara.
Kerja sama di lini belakang semakin solid berkat duetnya dengan kapten tim nasional Indonesia, Rizky Ridho. Kedua bek ini menunjukkan pemahaman taktik yang baik, memperkuat struktur pertahanan dan mengurangi celah yang biasanya dimanfaatkan lawan.
- Bhayankara Presisi Lampung FC 2-3 (gol kebobolan)
- Persebaya Surabaya 3-0 (clean sheet)
- PSBS Biak 1-0 (clean sheet)
- PSIM Yogyakarta 1-1 (clean sheet)
- Persis Solo 4-0 (clean sheet, gol oleh Paulo Ricardo)
Pelatih kepala Persija, Mauricio Souza, menegaskan bahwa kehadiran Paulo Ricardo meningkatkan kepercayaan diri seluruh tim. “Saya percaya pada kemampuan Paulo. Ia memberikan stabilitas di lini belakang dan memungkinkan kami bermain lebih agresif di lini tengah,” ujar Souza dalam sesi konferensi pers di Persija Training Ground, Depok, pada 2 Februari 2026.
Paulo Ricardo sendiri mengakui bahwa ia masih memiliki ruang untuk perbaikan. “Saya selalu berusaha memberikan penampilan terbaik ketika diberi kesempatan. Saya sadar masih ada celah yang harus diperbaiki, terutama dalam hal kecepatan transisi menyerang,” katanya. Ia menambahkan tekadnya untuk terus meningkatkan performa demi membantu Persija meraih gelar juara di empat laga terakhir.
Posisi Persija saat ini berada di peringkat ketiga klasemen sementara dengan 62 poin, bersaing ketat dengan Borneo FC dan Persib Bandung yang masing-masing mengumpulkan 69 poin. Empat laga sisa menjadi sangat krusial untuk menutup jarak dan berpotensi memicu pertempuran sengit di puncak klasemen.
Selain kontribusi defensif, Paulo Ricardo juga aktif dalam proses pelatihan taktis. Pada latihan minggu ini, ia terlibat dalam sesi penguatan koordinasi antar bek, serta latihan bola mati yang menambah dimensi ancaman di set piece. Rekan setimnya, Jean Mota, menyebutkan bahwa kehadiran Paulo memberi dampak positif pada moral tim secara keseluruhan.
Dengan empat pertandingan tersisa, target Persija jelas: mengamankan kemenangan di setiap laga untuk menekan pesaing dan menjaga peluang juara. Paulo Ricardo menegaskan pentingnya fokus dan tidak meremehkan lawan manapun. “Kami harus terus bekerja sama, saling percaya, dan bermain dengan karakter tim yang ingin menang,” tuturnya.
Jika performa konsisten seperti lima laga terakhir, Persija memiliki peluang realistis untuk menutup jarak dengan pemuncak klasemen. Keberadaan Paulo Ricardo sebagai tembok pertahanan menjadi faktor kunci dalam strategi Mauricio Souza untuk menstabilkan lini belakang sekaligus memberi kebebasan bagi lini serang mengekspresikan kreativitas.
Secara keseluruhan, perjalanan Paulo Ricardo bersama Persija Jakarta menunjukkan transformasi dari pemain asing yang harus beradaptasi menjadi pilar utama pertahanan. Kepercayaan pelatih, sinergi dengan rekan setim, dan komitmen pribadi menjadi kombinasi yang memperkuat harapan tim dalam mengakhiri musim dengan prestasi gemilang.











