OLAHRAGA

Menghadapi Ancaman Maut, Juan Quintero dan Colombia Berduka

×

Menghadapi Ancaman Maut, Juan Quintero dan Colombia Berduka

Share this article
Menghadapi Ancaman Maut, Juan Quintero dan Colombia Berduka
Menghadapi Ancaman Maut, Juan Quintero dan Colombia Berduka

Lintas Opini – Berita Terkini, Akurat, Terpercaya – 19 Juli 2026 | Timnas Colombia baru-baru ini mengalami kekalahan yang menyakitkan di tangan Switzerland dalam pertandingan babak 16 besar Piala Dunia 2026. Kekalahan ini mengakibatkan Colombia tereliminasi dari turnamen.

Pemain bintang Colombia, Jaminton Campaz, menjadi sorotan setelah melewatkan kesempatan emas untuk mencetak gol dalam pertandingan tersebut. Ia kemudian menerima ancaman maut yang sangat mengkhawatirkan dari penggemar yang kecewa.

Menurut berbagai sumber, Campaz telah memilih untuk bersembunyi setelah menerima ancaman tersebut. Ia tidak kembali ke Bogota bersama rekan-rekannya, James Rodriguez, Davinson Sanchez, dan Juan Fernando Quintero.

Hal ini mengingatkan kembali kejadian tragis yang menimpa pemain belakang Colombia, Andres Escobar, yang dibunuh pada tahun 1994 setelah mencetak gol bunuh diri dalam pertandingan Piala Dunia.

Campaz telah menyampaikan pesan emosional melalui media sosial, meminta penggemar untuk menolak kebencian dan kekerasan. Ia juga menyatakan bahwa ia telah melakukan yang terbaik dalam pertandingan tersebut dan tidak pernah kekurangan dedikasi dan cinta untuk tim nasional Colombia.

Kasus ini telah menimbulkan keprihatinan besar di kalangan pecinta sepak bola dan masyarakat umum. Ancaman maut yang diterima oleh Campaz merupakan contoh kekerasan yang tidak dapat diterima dalam dunia olahraga.

Oleh karena itu, perlu dilakukan upaya untuk mencegah kekerasan dan kebencian dalam olahraga, serta mempromosikan semangat sportif dan kesadaran akan pentingnya menghormati pemain dan tim lawan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *