OLAHRAGA

Kontroversi Piala Dunia 2026: Gianni Infantino Dikecam dan Dianggap Patut Diselidiki

×

Kontroversi Piala Dunia 2026: Gianni Infantino Dikecam dan Dianggap Patut Diselidiki

Share this article
Kontroversi Piala Dunia 2026: Gianni Infantino Dikecam dan Dianggap Patut Diselidiki
Kontroversi Piala Dunia 2026: Gianni Infantino Dikecam dan Dianggap Patut Diselidiki

Lintas Opini – Berita Terkini, Akurat, Terpercaya – 28 Juli 2026 | Piala Dunia 2026 yang baru saja usai menyisakan banyak kontroversi, terutama yang melibatkan Presiden FIFA, Gianni Infantino. Ia membela penyelenggaraan turnamen tersebut di tengah berbagai kritik, termasuk pembatasan perjalanan dan insiden kematian di Mexico City. Infantino menilai sejumlah pihak telah menyebarkan “kebencian dan rumor palsu” dan menegaskan bahwa FIFA berhasil menghadirkan salah satu ajang olahraga terbaik di dunia.

Namun, pernyataan tersebut memicu sorotan karena dinilai mengabaikan sejumlah persoalan yang muncul sepanjang penyelenggaraan Piala Dunia 2026. Salah satu isu yang mendapat perhatian adalah kebijakan pembatasan perjalanan Amerika Serikat yang berdampak pada pendukung dari sejumlah negara peserta. Pendukung Iran, Haiti, Senegal, dan Pantai Gading dilaporkan kesulitan memasuki Amerika Serikat akibat larangan perjalanan yang diberlakukan pemerintahan Presiden Donald Trump.

Infantino juga tidak menyinggung insiden di Mexico City yang mengakibatkan empat orang meninggal dunia akibat sesak napas saat perayaan kemenangan Meksiko atas Ekuador pada babak 32 besar. Dalam pernyataannya, Infantino turut menyinggung kontroversi yang melibatkan penyerang Amerika Serikat, Folarin Balogun, yang red card-nya dicabut setelah intervensi dari Presiden Trump.

Kontroversi tersebut memicu reaksi dari berbagai pihak, termasuk dari La Liga president, Javier Tebas, yang menyerang Infantino karena dianggap tidak transparan dan tidak bertanggung jawab. Tebas menyatakan bahwa Infantino harus menjelaskan mengapa ia membela Piala Dunia 2026 dan mengapa ia tidak menyinggung insiden-insiden yang terjadi selama turnamen.

Sementara itu, Komite Kehakiman DPR Amerika Serikat juga memulai penyelidikan terhadap Infantino dan FIFA terkait hubungan mereka dengan Presiden Trump dan pemerintahannya. Mereka meminta Infantino untuk menyerahkan dokumen-dokumen yang terkait dengan dugaan pemberian hadiah, pembayaran, atau keuntungan kepada Trump dan orang-orang di lingkarannya.

Kesimpulan dari kontroversi Piala Dunia 2026 ini adalah bahwa Infantino dan FIFA harus lebih transparan dan bertanggung jawab dalam mengelola turnamen. Mereka harus menjelaskan mengapa mereka membela Piala Dunia 2026 dan mengapa mereka tidak menyinggung insiden-insiden yang terjadi selama turnamen. Selain itu, penyelidikan yang dilakukan oleh Komite Kehakiman DPR Amerika Serikat juga harus dilanjutkan untuk menyelidiki hubungan antara Infantino, FIFA, dan pemerintahan Trump.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *