Lintas Opini – Berita Terkini, Akurat, Terpercaya – 23 April 2026 | Seri playoff pertama antara New York Knicks dan Atlanta Hawks memasuki babak ketiga di State Farm Arena pada Kamis malam. Kedua tim menampilkan permainan yang berlawanan; Knicks mengandalkan keunggulan tinggi, sementara Hawks menekankan agresivitas di area paint. Pada Game 2, Hawks berhasil mencetak 42 poin di dalam paint pada babak kedua, mematahkan keunggulan Knicks dan menyamakan seri 1-1. Kegagalan pertahanan paint menjadi sorotan utama pelatih Knicks, Mike Brown, yang menegaskan perlunya perbaikan defensif sebelum Game 3.
Menurut pernyataan Brown setelah sesi latihan Rabu, “Kami tidak mengeksekusi pertahanan kami, dan itu terlihat jelas di film.” Ia menambahkan bahwa Knicks harus kembali mengontrol area paint, terutama mengingat kehadiran dua pusat tinggi, Karl-Anthony Towns dan Mitchell Robinson, yang secara fisik melampaui tinggi starter tertinggi Hawks, Onyeka Okongwu. Sementara itu, Hawks harus menyesuaikan diri tanpa Jock Landale yang cedera, namun mereka tetap mampu memanfaatkan kecepatan transisi untuk mendapatkan peluang di dalam cat.
Jalen Johnson menjadi ancaman utama di paint untuk Hawks pada Game 2, mencetak enam poin di area tersebut pada babak kedua, termasuk satu dunk pada detik akhir. CJ McCollum juga menambah tekanan dengan dua tembakan penting pada 2 menit terakhir, mengunci kemenangan 107-106. Kedua pemain tersebut menegaskan bahwa Hawks tidak akan mengurangi intensitas mereka di dalam cat pada Game 3.
Sementara itu, duel Jalen Brunson melawan CJ McCollum kembali menjadi topik utama. McCollum, yang mencetak 32 poin pada Game 2, mengaku menginginkan Brunson tetap menjaganya sampai akhir. Statistik menunjukkan McCollum 9 dari 12 tembakan ketika dijaga Brunson, menandakan perlunya strategi pertahanan baru. Brown mengungkapkan, “Kami harus memberi Brunson bantuan defensif yang tepat dan memaksa McCollum bermain di luar ritmenya.” Pada sisi Knicks, Brunson mengalami penurunan tembakan (11 dari 37) sejak Game 1, tetapi pengalaman playoff-nya diharapkan dapat mengubah arah serangan tim.
Josh Hart menekankan pentingnya fisik dan konsistensi, “Jika mereka memulai permainan seperti yang mereka lakukan di akhir Game 2, kami siap menyesuaikan diri. Jika tidak, kami tetap fokus pada setiap potongan permainan.” Mikal Bridges menambahkan bahwa kekalahan di Game 2 memberikan pelajaran penting bagi Knicks untuk kembali lebih kuat, sambil menyoroti ketahanan mental tim.
Berikut beberapa poin kunci yang diperkirakan memengaruhi hasil Game 3:
- Perlindungan Paint: Knicks harus menurunkan angka poin lawan di dalam cat menjadi di bawah 30 untuk mengendalikan tempo.
- Duel Brunson-McCollum: Keberhasilan Brunson dalam menahan McCollum dapat menentukan pergeseran momentum pada menit-menit krusial.
- Rotasi Pemain: Keputusan Brown mengenai siapa yang bermain bersama Brunson dan Towns akan menjadi faktor penting, mengingat kelelahan dan cedera.
- Kecepatan Transisi Hawks: Jika Hawks berhasil memanfaatkan serangan balik cepat, Knicks harus siap dengan penutupan cepat.
Secara keseluruhan, Game 3 diprediksi akan menjadi pertarungan taktis antara keunggulan fisik Knicks dan kecepatan serta agresivitas Hawks. Kedua tim memiliki kelebihan masing-masing, namun kemampuan menyesuaikan strategi di tengah seri akan menjadi penentu utama. Penonton dapat menyaksikan pertandingan melalui jaringan televisi nasional dan platform streaming resmi, dengan ekspektasi tinggi bahwa pertarungan ini akan menambah ketegangan playoff pertama NBA tahun ini.
Jika Knicks berhasil menegakkan pertahanan paint yang konsisten dan memperbaiki performa Brunson, peluang mereka untuk merebut keunggulan seri menjadi lebih besar. Sebaliknya, jika Hawks terus menekan dengan serangan dalam dan mempertahankan tekanan pada McCollum, mereka berpotensi kembali memimpin seri. Kedua skenario menambah intrik pada pertemuan selanjutnya antara Knicks vs Hawks.











