OLAHRAGA

Kalah Tipis dari Malaysia, Kurniawan Ungkap Kelemahan Krusial Timnas U-17 Indonesia

×

Kalah Tipis dari Malaysia, Kurniawan Ungkap Kelemahan Krusial Timnas U-17 Indonesia

Share this article
Kalah Tipis dari Malaysia, Kurniawan Ungkap Kelemahan Krusial Timnas U-17 Indonesia
Kalah Tipis dari Malaysia, Kurniawan Ungkap Kelemahan Krusial Timnas U-17 Indonesia

Lintas Opini – Berita Terkini, Akurat, Terpercaya – 17 April 2026 | Pertandingan Grup A Piala AFF U-17 2026 di Stadion Gelora Joko Samudro, Gresik, berakhir dengan skor 0-1 untuk Malaysia setelah serangan tunggal Fareez Danial pada menit ke-33 memanfaatkan sundulan dari tendangan pojok. Timnas Indonesia U-17, yang dipimpin oleh pelatih Kurniawan Dwi Yulianto, sempat menguasai penguasaan bola dan menciptakan sejumlah peluang, namun gagal memanfaatkan kesempatan tersebut hingga terpaksa menelan kekalahan tipis.

Kurniawan Dwi Yulianto langsung menyampaikan permohonan maaf kepada publik dan para pemain usai laga. “Saya pribadi mohon maaf atas hasil yang tidak memuaskan ini, namun tetap memberikan apresiasi kepada semua pemain karena kerja keras mereka,” ujar pelatih di konferensi pers. Ia menegaskan bahwa kekalahan tersebut menjadi bahan evaluasi penting bagi skuad Garuda Muda ke depan.

Menurut Kurniawan, faktor utama yang menyebabkan gol Malaysia adalah kehilangan fokus pada momen krusial. “Kami harus fokus selama 90 menit, karena kesalahan kami sendiri yang berujung pada gol lawan,” katanya. Pelatih menambahkan bahwa meski tim berhasil mengendalikan permainan, keputusan defensif pada situasi bola mati tidak optimal, sehingga memungkinkan Malaysia memanfaatkan ruang di dalam kotak penalti.

Selain masalah konsentrasi, Kurniawan menyoroti kurangnya efektivitas penyelesaian akhir. “Kami menciptakan banyak peluang, namun finishing masih perlu ditingkatkan,” ujarnya. Ia mencatat bahwa peluang-peluang tersebut tidak berubah menjadi gol karena kurangnya ketajaman di depan gawang, sebuah hal yang harus diperbaiki sebelum pertandingan selanjutnya melawan Vietnam.

Pelatih juga mengkritik aspek teknis dasar pemain, termasuk akurasi dasar dan pengambilan keputusan yang terkadang lambat. “Kesalahan mendasar seperti posisi tubuh yang tidak tepat dan keputusan yang kurang cepat dapat merugikan tim dalam pertandingan yang ketat,” jelas Kurniawan. Ia menekankan pentingnya disiplin taktik, terutama dalam menghadapi tim dengan pola permainan bertahan seperti Malaysia.

Menanggapi kekalahan, Kurniawan menegaskan bahwa tanggung jawab penuh berada di pundaknya sebagai pelatih. “Saya bertanggung jawab penuh atas hasil ini, dan ini menjadi pelajaran bagi saya dan pemain untuk memperbaiki setiap detail,” tegasnya. Meski demikian, ia menolak membiarkan hasil negatif menggerus mental pemain muda, dan meminta dukungan terus‑menerus dari suporter serta pihak terkait.

Timnas Indonesia U-17 kini menatap laga berikutnya melawan Vietnam, yang dijadwalkan pada pekan yang sama di stadion yang sama. Kurniawan berjanji akan menyesuaikan strategi, meningkatkan intensitas latihan penyelesaian akhir, dan menekankan pentingnya konsentrasi sepanjang 90 menit. Harapannya, Garuda Muda dapat bangkit dari kekalahan, menunjukkan perbaikan nyata, dan melanjutkan perjuangan menuju fase knockout turnamen.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *