Lintas Opini – Berita Terkini, Akurat, Terpercaya – 06 Juni 2026 | Piala Dunia 2026 semakin dekat dan salah satu tim yang paling dinantikan adalah Jepang. Dengan pengalaman panjang di panggung dunia dan perkembangan yang signifikan dalam beberapa tahun terakhir, Jepang siap untuk menampilkan kekuatan mereka di turnamen ini.
Grup F Piala Dunia 2026 diprediksi menjadi salah satu grup paling menarik untuk diikuti. Empat tim dengan karakter permainan berbeda, yakni Belanda, Jepang, Swedia, dan Tunisia, akan bersaing memperebutkan dua tiket otomatis ke babak 32 besar.
Belanda datang dengan status unggulan grup berkat kedalaman skuad dan pengalaman panjang di panggung dunia. Namun, Jepang tidak bisa dipandang sebelah mata setelah dalam beberapa tahun terakhir menjelma menjadi salah satu kekuatan paling konsisten di Asia.
Sementara itu, Swedia tetap memiliki reputasi sebagai tim yang sulit dikalahkan dalam turnamen besar. Adapun Tunisia berambisi mengulang kejutan yang pernah mereka tunjukkan di sejumlah edisi Piala Dunia sebelumnya.
Dengan format baru yang meloloskan dua tim terbaik setiap grup ditambah delapan peringkat ketiga terbaik, peluang setiap kontestan masih terbuka lebar. Karena itu, setiap pertandingan di Grup F berpotensi menjadi penentu nasib.
Belanda memulai perjalanan mereka dengan menghadapi Jepang pada laga pembuka grup. Duel tersebut berpotensi menjadi pertandingan paling menentukan karena mempertemukan dua tim yang sama-sama dijagokan melaju ke fase gugur.
Jepang sendiri datang dengan modal positif setelah terus menunjukkan perkembangan dalam beberapa turnamen internasional terakhir. Samurai Biru bahkan mampu menjadi wakil Asia yang konsisten bersaing dengan negara-negara Eropa dan Amerika Selatan dalam beberapa tahun terakhir.
Dalam persiapan menuju Piala Dunia 2026, Jepang melakukan pemusatan latihan di Monterrey, Meksiko. Namun, persiapan tim asuhan Hajime Moriyasu justru terganggu akibat kualitas lapangan latihan yang jauh dari harapan.
Federasi Sepak Bola Jepang (JFA) menyampaikan protes kepada FIFA terkait kondisi lapangan latihan yang dinilai tidak memenuhi standar. Otoritas sepak bola dunia itu kemudian menjanjikan lokasi latihan baru yang dinilai lebih layak untuk digunakan tim Samurai Biru.
Selain itu, Jepang juga memiliki keunikan dalam hal konsumsi makanan, seperti mi instan yang menjadi menu harian di Jepang. Hal ini berbeda dengan di Indonesia, di mana konsumsi mi instan dianggap kurang sehat jika dilakukan setiap hari.
Di bidang konservasi, Jepang dan Indonesia bekerja sama dalam program international collaborative breeding loan untuk mendukung upaya pelestarian dan pengembangan satwa liar. Salah satu contoh adalah pertemuan antara Jennifer, seekor orang utan Kalimantan asal Taman Safari Indonesia, dengan Hayato, orang utan Kalimantan kelahiran Jepang.
Kedatangan Jennifer ke Jepang melalui program ini menjadi simbol kuat bersatunya komitmen satwa liar Indonesia dan Jepang. Peresmian dua individu orang utan ini di depan publik juga dimeriahkan oleh pertunjukan ragam budaya Indonesia.
Untuk memenangkan Piala Dunia 2026, Jepang harus menampilkan kekuatan mereka di lapangan. Dengan persiapan yang matang dan kemampuan yang mumpuni, Jepang siap untuk menjadi salah satu kontestan kuat di turnamen ini.
Kesimpulan, Jepang siap untuk menampilkan kekuatan mereka di Piala Dunia 2026. Dengan pengalaman panjang di panggung dunia dan perkembangan yang signifikan dalam beberapa tahun terakhir, Jepang menjadi salah satu tim yang paling dinantikan di turnamen ini.











