Lintas Opini – Berita Terkini, Akurat, Terpercaya – 07 Agustus 2026 | Ian Machado Garry, petarung UFC yang saat ini sedang naik daun, telah menjadi sorotan karena perilakunya di luar ring. Garry akan segera menghadapi Islam Makhachev di UFC 330 untuk memperebutkan gelar welterweight.
Belakangan ini, Garry telah membuat beberapa pernyataan yang kontroversial, termasuk klaim bahwa dunia akan lebih baik jika dipimpin oleh perempuan. Pernyataan ini telah memicu kemarahan beberapa rekan sesama petarung, termasuk Makhachev dan Uros Medic.
Garry juga telah bekerja sama dengan PETA (People for the Ethical Treatment of Animals) dalam sebuah kampanye pemasaran, yang telah dilabeli sebagai ‘cringey’ oleh banyak penggemar UFC.
Persepsi tentang Garry telah menurun sebelum pertarungannya melawan Makhachev. Mantan bintang UFC, Darren Till, percaya bahwa ‘kepalsuan’ Garry adalah penghalang besar untuk kepopulerannya.
Dalam sebuah wawancara dengan The Mac Life, Till mengatakan bahwa Garry ‘selalu mencoba membeli cinta’ dengan pernyataannya. Till juga menyarankan agar Garry menjadi dirinya sendiri dan tidak mencoba untuk menyenangkan semua orang.
Pertarungan antara Garry dan Makhachev di UFC 330 akan menjadi pertarungan yang sangat dinantikan. Dengan kontroversi yang melibatkan Garry, pertarungan ini telah menjadi lebih menarik daripada sebelumnya.
Bagi Garry, pertarungan ini akan menjadi kesempatan untuk membuktikan dirinya sebagai petarung yang serius dan menghilangkan persepsi negatif tentang dirinya. Namun, jika ia gagal, maka ia mungkin akan kehilangan lebih banyak penggemar.
Oleh karena itu, pertarungan ini tidak hanya tentang gelar welterweight, tetapi juga tentang reputasi Garry sebagai petarung dan sebagai orang.









