Lintas Opini – Berita Terkini, Akurat, Terpercaya – 28 April 2026 | Musim 2025/2026 Liga Belanda menunjukkan perkembangan signifikan bagi pemain Indonesia, terutama bek Nathan Tjoe-A-On dan kiper Maarten Paes yang menjadi sorotan utama di dua kasta kompetisi tertinggi Belanda.
Willem II finis tiga besar pada klasemen akhir Eerste Divisie berkat penampilan konsisten Nathan Tjoe-A-On. Pada pekan terakhir, Willem II mengalahkan FC Dordrecht 2-1 di stadion De Kuip pada Sabtu, 25 April 2026. Gol pertama diletakkan oleh Thomas Verheydt pada menit ke-43, sementara Calvin Twigt menambah keunggulan di menit ke-83. Nathan masuk pada menit ke-86 menggantikan Mounir El Allouchi, memperkuat lini belakang di sisa waktu pertandingan.
Selama musim ini, Nathan telah menempati posisi reguler di skuad, mencatat 32 penampilan dengan total 2.696 menit di lapangan. Kontribusinya tidak hanya pada sisi defensif, namun juga dalam menambah kedalaman skuad pada fase krusial. Willem II mengakhiri musim dengan 68 poin, menempati posisi ketiga dan memenuhi syarat untuk mengikuti play‑off promosi ke Eredivisie, meski harus bersaing ketat dengan tim‑tim lain yang berada di zona naik.
Maarten Paes bersinar di Ajax. Kiper Timnas Indonesia ini mencatat clean sheet keempatnya dalam satu pekan setelah menghalau semua peluang NAC Breda pada laga pekan ke-31 Eredivisie yang berlangsung di Stadion Rat Verlegh pada 26 April 2026. Ajax menang 2-0 berkat gol Oscar Gloukh di menit ke-20 dan Mika Godts di menit ke-41. Paes menampilkan rating 8,1 menurut Fotmob, dengan tiga penyelamatan penting yang menjaga gawang tetap rapat.
Sejak bergabung dengan Ajax pada 2 Februari 2026, Paes telah tampil delapan kali, mencatat empat clean sheet, termasuk kemenangan 3-0 atas Heracles Almelo (pekan ke-30) dan 4-0 melawan Sparta Rotterdam (pekan ke-27). Penampilannya membantu Ajax naik ke posisi keempat klasemen sementara dengan 54 poin, menyamai FC Twente yang berada di posisi kelima.
Berikut rekap singkat posisi teratas kedua kasta Liga Belanda setelah pekan akhir:
| Klub | Poin |
|---|---|
| Ajax (Eredivisie) | 54 |
| FC Twente (Eredivisie) | 54 |
| Willem II (Eerste Divisie) | 68 |
| FC Dordrecht (Eerste Divisie) | — |
Keberhasilan kedua pemain Indonesia ini tidak hanya meningkatkan profil pribadi, namun juga memperkuat citra sepakbola Indonesia di kancah Eropa. Penampilan solid Nathan di lini belakang memberikan Willem II peluang besar untuk melaju ke Eredivisie melalui play‑off, sementara Paes menjadi andalan Ajax dalam perburuan gelar dan kemungkinan besar akan menjadi pilihan utama Timnas Indonesia pada laga internasional mendatang.
Melihat performa mereka, harapan besar menumpuk pada generasi pemain Garuda yang kini menapaki karier di luar negeri. Jika konsistensi ini berlanjut, Liga Belanda dapat menjadi jalur utama bagi talenta Indonesia untuk mengasah kemampuan di level tertinggi, sekaligus membuka peluang transfer ke liga-liga top Eropa lainnya.
Dengan catatan poin yang solid dan penampilan gemilang, musim ini menjadi bukti bahwa pemain Indonesia mampu bersaing dan berkontribusi signifikan di Liga Belanda, baik di kasta pertama maupun kedua.











